Sekda Hardiono, “Poros Tengah Alternatif Pilihan Parpol & Pemilih

Berita Nusantara Politik

KORANBOGOR. DEPOK, — Poros Tengah dalam dunia politik, bagi Hardiono Putera, justru menjadi wadah bagi partai politik atau masyarakat pemilih dalam Pemilu baik pemilihan presiden (Pilpres) ataupun kepala daerah (Pilkada).

“Sah-sah saja kok Poros Tengah dalam Pilkada maupun Pilpres. Sebagai alternatif, tentu, masyarakat pemilih bersemangat meminimalisir golongan putih (Golput, tidak memilih),” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Depok dalam Bincang Siang bersama DMC dimoderatori jurnalis Aan Humaidi, didampingi Ketua DMC Adi Rakasiwi & Pembinanya Rusdi Nurdiansyah, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (5.8/20).

Namun begitu, diakui lelaki bertitel dokter ini, kesiapan meramaikan kancah Pilkada Depok pada 9 Desember 2020 merupakan panggilan nurani untuk membenahi secara menyeluruh Kota Depok.

Terutama, katanya, pembangunan infrastruktur jalan-jalan yang diperlebar demi menampung kepadatan berkendara karena demografi yang menyangga Ibukota Jakarta.

“Kemacetan lalulintas itu dikarenakan akses berkendara itu kurang memadai. Sementara tanggung jawab infrastruktur dibagi tiga yaitu pemerintah pusat, provinsi & kabupaten/kota. Dan, Jakarta itu sangat dekat, tinggal masalahnya bagaimana seorang pemimpin Depok mengkomunikasikan perbaikan infrastruktur melalui kebijakan diskresi yang ada,” ujar Hardiono, yang mengaku sudah mengajukan pensiun dini enam bulan sebelumnya untuk maju kontestasi Pilkada Serentak di Kota Depok.

Penyaji : Iksan