Seluruh Kader dan DPC PDI Perjuangan Kab Grobogan Bagikan Masker

Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,KAB-GROBOGAN-DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Grobogan menggerakan seluruh kadernya hingga di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting. Upaya itu dilakukan untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah virus korona atau Covid-19.

Kegiatan yang dilakukan para kader tersebut, yakni dengan memberikan bantuan masker pada masyarakat setempat hingga tenaga medis dan petugas-petugas yang menangani wabah virus corona.

Ada puluhan ribu masker yang nanti akan dibagikan. Ketua DPC PDI-Perjuangan Grobogan Sri Sumarni mengatakan saat ini pihaknya bersama komunitas pemuda juang telah memproduksi masker secara mandiri.

Masker-masker tersebut akan didistribusikan ke PAC hingga ranting di 19 kecamatan se-Kabupaten Grobogan.

“Pembuatan masker dibuat sebanyak-banyaknya untuk membantu warga yang membutuhkan. Sekarang sudah produksi 20 ribu masker yang diberikan ke semua warga Kabupaten Grobogan lewat PAC, ranting dan sayap partai,” ujarnya.

Selain memproduksi secara mandiri, pihaknya juga menerima bantuan dari beberapa kader partai ditinggat provinsi hingga pusat.

Tak hanya itu, ada juga pengusaha yang menitipkan bantuannya melalui posko yang didirikan DPC PDI Perjuangan Grobogan.

“Mudah-mudahan PDI Perjuangan bisa membantu dalam penanggulangan covid -19 ini,” kata Sri Sumarni didampingi Sekertaris partai Agus Siswanto usai menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari anggota DPR RI Edy Wuryanto di kantor DPC, Kamis (23/4).

Sekretaris DPC PDI P Grobogan Agus Siswanto menambahkan, pembuatan masker dilakukan secara gotong royong dari kader-kader partai PDI Perjuangan.

Tidak hanya masker tetapi juga APD lainnya dan multivitamin. “Ini wujud semangat gotong-royong semua pihak. Semoga pandemi virus korona ini bisa segera berlalu dari dunia,” terangnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyatakan, bantuan bantuan APD yang diberikan untuk tenaga medis, terutama di Puskesmas.

Sebab, menurutnya saat ini tenaga kesehatan di puskesmas memiliki tingkat kerentanan terpapar virus corona yang tinggi.

Apalagi, lanjut Edy, saat ini banyak pemudik yang telah tiba di kampung halamannya masing-masing. Merekalah garda terdepan untuk menangani virus corona ini.(Red)