Tiga Tersangka Penolak Pemakaman Jenazah Perawat Siap Disidangkan

Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,UNGARAN-Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono melalui Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantien Baba menyebutkan, bila berkas perkara tiga tersangka penolak pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang di TPU Siwarak, Sewakul, Bandarjo, Ungaran Barat sudah lengkap.

Berkas yang dimaksud dinyatakan lengkap pada, Kamis (23/4) pukul 15.00. “Hari ini kami melakukan pelimpahan tahap dua, yakni tersangka serta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang di Ambarawa,” terang AKP Rifeld, Jumat (24/4).

Selain ketiga tersangka warga Sewakul, Ungaran Barat berinisial THP (31), BSS (54), dan STJ (60), pihaknya kemarin juga menyerahkan beberapa barang bukti.

Diantaranya kuitansi, telepon selular, serta pakaian pelaku. Adapun Pasal yang dikenakan adalah Pasal 212 KUHP, Pasal 214 KUHP, serta Undang-undang Nomor 04 Tahun 1984 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Muh Rahmat Wibisono mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas pelimpahannya.

“Tinggal menunggu disidangkan. Tim jaksa yang akan membuat administrasi untuk pendaftaran sidang,” imbuh dia.

Ketika ditanya terkait bentuk persidangan, Rahmat menjelaskan, kepastiannya hendak berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang di Ungaran.

“Bakal ditentukan bersama pengadilan, apakah pengadilan daring atau terbuka. Yang pasti ini terbuka untuk umum persidangannya,” jabarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Semarang telah melakukan pelimpahan berkas tahap pertama atas kasus penolakan pemakaman jenazah salah satu perawat di RSUP dr Kariadi Semarang yang meninggal ketika berjuang memberikan pelayanan terhadap pasien Covid-19. Keterangan tersebut disampaikan Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono, Jumat (17/4).

Menurutnya, ketiga tersangka warga Sewakul, Ungaran Barat berinisial THP (31), BSS (54) dan STJ (60) sempat ditahan di ruang tahanan dan barang bukti Polres Semarang setelah dijemput dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Tengah.

Ketiganya adalah warga sekaligus tokoh masyarakat di RW VIII Lingkungan Sewakul, Bandarjo, Ungaran Barat yang berdomisili di sekitar TPU Siwarak. (Red)