3 Anak yang Berhasil Mengharumkan Nama Bangsa Indonesia di Bidang Seni pada Tingkat Internasional

Bogor Now

  1. Joey Alexander Sila

Sumber foto: Google.com

Joey Alexander Sila adalah seorang pianis muda yang terkenal lantaran bakatnya dalam memain ka piano dan telah berhasil menorehkan prestasi Internasional. Bakatnya itu sudah ia tunjukkan sejak usianya masih 10 tahun, namun ia sudah mahir memainkan tuts piano dengan indah hingga menarik perhatian mata dunia.  

Joey Alexander | Red Carpet | 59th GRAMMYs - YouTube

Sumber foto: Google.com

Banyak prestasi yang pernah Joey dapatkan, salah satunya ia sempat mencatat rekor pada tahun 2015 lalu saat usianya masih 12 tahun ia sudah menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil meraih dua nominasi Grammy Awards untuk kategori jazz, kemudian pada tahun 2016 lalu ia kembali masuk dalam nominasi Grammy Award dalam kategori Best Improvised Jazz Solo dan Best Jazz Instrumental Album saat usianya 13 tahun.

Meskipun tidak berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut, Joey mengaku mendapat kehormatan besar karena diminta untuk memainkan piano di panggung utama pada malam ajang penghargaan Grammy Awards 2016 dan mendapatkan standing ovation dari  seluruh penonton.

Selain itu prestasi lainnya yang berhasil dia dapatkan juga tak tanggung-tanggung, dia berhasil meraih “Grand Prix 1st International Festival – Contest of Jazz Improvisation Skill” yang diselenggarakan pada 5-8 Juni 2013 di Odessa, Ukraina.

Pada festival musik Jazz itu, Joey adalah peserta termuda, dan dia berhasil mengalahkan 43 peserta dari berbagai dunia. Bahkan, ia pernah diundang dalam konser musik internasional, yaitu perhelatan International Jazz Day.

  • Rebecca Alexandria Hadibroto

SumberFoto: Google.com

Rebecca Alexandria Hadibroto adalah murid dari Marlupi Dance Academy (MDA) yang merupakan akademi tari yang berfokus untuk mengajarkan tari Ballet di Indonesia baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Meski cukup banyak memenangkan perlombaan di luar negeri, tahun 2018 lalu Rebecca Alexandria Hadibroto, berhasil membawa nama baik Indonesia dengan memenangkan kompetisi Youth American Grand Prix 2018 (YAGP) pada kategori Pre-Competitive Age Division yang berlangsung di New York, Amerika Serikat.

Profil Balerina Rebecca Alexandria

Sumberfoto: Google.com

YAGP merupakan kompetisi tari internasional terbesar di dunia yang hanya bisa diikuti oleh penari yang berusia antara 9-19 tahun. Sebelumnya, Rebecca memenangkan penghargaan Hope Award, yaitu penghargaan yang diberikan untuk penari yang mendapatkan nilai tertinggi dalam balet klasik dan komtemporer di Tiongkok, sehingga diundang untuk menjadi salah satu finalis dalam YAGP. 

Dan Rebecca adalah penari pertama dari Indonesia yang mengikuti kompetisi sekaligus keluar menjadi juara setelah 19 tahun YAGP diadakan.

  • The Reasonanz Children’s Choir’
The Resonanz Children's Choir Harumkan Indonesia di Slovenia ...

Sumberfoto: Google.com

Grup paduan suara The Resonanz Children’s Choir (TRCC) pada 2016 lalu sempat viral saat membawakan lagu Yamko Rambe Yamko. Berkat penampilan memukau tersebut, mereka berhasil keluar sebagai Grand Prix Winner pada ajang Claudio Monteverdi International Choral Festival and Competition, yang berlangsung di Venice, Italia.

Selain itu, mereka juga memperoleh penghargaan Gold Diploma Level II karena meraih nilai yang cukup memuaskan, yaitu 94,5.

Sumber foto: Google.com

Kemudian ditahun 2018 lalu mereka kembali berhasil menjadi juara umum pada ajang European Grand Prix in Choral Singing di kota Maribor, Slovenia.

European Grand Prix in Choral Singing merupakan salah satu lomba paduan suara bergengsi di Eropa, yang mempertandingkan 5 juara umum dari enam kompetisi paduan suara paling bergengsi di Eropa.

Kemenangan ini mengukir sejarah baru bagi TRCC di dunia paduan suara karena untuk pertama kalinya paduan suara dari Indonesia mampu menjadi juara dalam European Grand Prix.

(Red/penulis :Rifka Safira)