BROKEN HOME BERPENGARUH PADA PERKEMBANGAN SIKAP ANAK

Bogor Now

KORANGOOR.com,YOGYAKARTA-Pada saat ini memang  kasih sayang keluarga sangatlah dibutuhkan untuk anak-anaknya, apalagi  sebagai orang tua harus bisa mendidik anaknya untuk bersikap dan berperilaku yang baik dengan orang yang ada di sekitar.

 Karena perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh keluarganya jika keluarganya baik maka akan menghasilkan anak-anak yang baik pula, begitupun sebaliknya jika keluarganya berantakan atau tidak rukun, maka itu dapat berakibat pada perkembangan sikap anak yang memang sifat anak masih sangat labil bisa juga berpengaruh negatif karena kurangnya perhatian orangtua yang sibuk mengurusi urusan masing-masing tanpa memperdulikan keadaan anak-anaknya.

saat ini kasus yang diakibatkan oleh keluarga broken home memang sangat banyak apalagi terhadap sikap perkembangan anak. Karena anak merasa disisihkan terhadap kedua orang tuanya yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, anakpun akan mencari kesenanganannya sendiri dengan bergaul di lingkungan yang mungkin saja salah dan itu dapat berdampak buruk misalnya saja :

  1. anak menjadi pembangkang terhadap orang tuanya.

Akibat dari salah pergaulan dan memilih lingkuangan bermain yang salah anak diajarkan untuk tidak mempunyai rasa takut kepada siapapun termasuk orang tuannya sendiri.

  1. Suka keluar malam bahkan sampai tidak pulang.

Karena anak merasa tertekan dengan kedua orang tuanya yang setiap hari bertengkar, dan merasa lelah dengan kondisi tersebut anak memilih untuk diam-diam pergi keluar rumah untuk menemui teman-temannya hingga memilih untuk tidak kembali kerumahnya lagi.

  1. menggunakan obat-obatan terlarang yang diberikan oleh teman-temannya.

Karena merasa beban pikirannya sangat menumpuk hingga membuatnya sering pusing dan sakit-sakittan, teman-temannya pun menganjurkan untuk meminum obat-obatan yang sangat terlarang agar pikirannya tenang dan stress pun digantikan dengan rasa yang membahagiakan.

  1. Lupa dengan Tuhan yang memberi hidup

Karena merasa pikirannya telah gelap karena emosi yang tak tertahankan di dalam hati, anakpun merasa lupa akan adanya Tuhan dan memilih untuk bergaul dengan lingkungan yang malah menyesatkan diri sendiri.

bukan hanya itu saja, tetapi keluarga broken home juga dapat perpengaruh terhadap prestasi belajar anak misalnya anak yang awalnya ceria,aktif, rajin, dan berprestasi disekolah  berubah drastis menjadi anak yang pemurung,pendiam,tidak konsentrasi saat pembelajaran,bahkan nilainya menjadi turun drastis di sekolah.

Hal tersebutlah yang di akibatkan dari kesalahan kedua orang tuanya  yang tidak memikirkan kondisi anaknya, karena kesalahan kedua orang tua anak menjadi korban dari pertekaran keluarga.

Oleh karena itu, peran utama orang tua yaitu selalu memberikan kasih sayangnya dan perhatian yang lebih kepada anaknya, jika memang ada masalah keluarga jangan sampai anak mengetahui pertengkaran tersebut, jika keluarga masih bisa diperbaiki coba untuk di perbaiki. Agar keluarga bisa kembali harmonis dan anakpun tidak menjadi korban pertengkaran orang tua.

(Red/  Penulis: Ficsnata Mauri Setya Putri, Nim : 2018015320, Kelas : 3H, Prodi : PGSD, Status : Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta,  )