BULLYING DI KALANGAN ANAK SD

Bogor Now

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Bullying adalah perilaku agresif pada anak bahkan orang dewasa yang disengaja dengan menggunakan ketidak seimbangan kekuasaan atau kekuatan dan kekuasaan.

Seseorang yang melakukan Bullying dapat melakukan hal seperti memukul,mendorong,meludah,mengejek,menggoda,penghinaan ,pelecehan dan mengancam seseorang yang dibully akan merasa cemas,ketakutan dan ketidak nyamanan.

Sehingga dapat menyebabkan anak ini terganggu mentalnya.Bullying tidak hanya dilakukam secara fisik tapi juga dapat menyakiti perasaan si korban.

Efek dari bullying adalah ketakutan dan trauma emosional yang diderita si korban dapat memicu kecenderungan untuk putus sekolah.

Berikut beberapa gejala yang dialami korban bullying :

  1. Kesulitan tidur
  2. Kesulitan menaruh perhatian di kelas atau kegiatan apapun
  3. Tampak gelisah , lesu , dan putus asa terus – menerus

Disini orang tua harus berperan besar terhadap kejadian yang dialami oleh si anak. Orang tua harus bisa mengamati gerak gerik sang anak.

Jika orang tuanya sibuk dengan urusan kerjaan maka si anak tidak akan mengganggu orangtuanya karena takut kena marah sehingga disinilah peran guru yang harus sering memantau keadaan kelas apa saja yang dilakukan oleh muridnya.

Orang tua dan Guru sama-sama mempunyai pengaruh besar dalam mencegah Bullying terhadap anak di lingkungan Sekolah Dasar.

“mari merangkul”

(Red/Penulis: Galit Biwara Gana ,Nim : 2018015343, status: Mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa )