Kebebasan anak saat membeli makanan di sekolah

Bogor Now

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pada perkembangan zaman di era globalisasi ini banyak orang yang memunculkan ide-ide baru dalam membuat kreasi  makanan.

Sehingga banyak orang yang menyalahgunakan untuk memperoleh keuntungan yang besar tanpa memperhatikan bahan berbahaya yang di gunakan saat pembuatan makanan tersebut .

Sasaran para pedagang untuk memperoleh keuntungan yang besar yaitu pada anak-anak SD, anak-anak SD sering membeli jajan tanpa memperhatikan makanan itu berbahaya atau tidaknya.

Anak- anak hanya suka dengan makanan yang di jual oleh pedagang yang bentuk makanannya menarik dan warna warni sehingga anak tertarik untuk membelinya.

Dari situlah para pedagang terus berlomba-lomba dengan pedagang lain untuk membuat makanan yang menarik perhatian anak-anak SD.

Dengan sifat anak SD yang suka membeli jajan sembarangan dapat menimbulkan efek yang kurang baik bagi kesehatan mereka.Dari situlah seharusnya orang tua dan dari pihak sekolah lebih memperhatikan jajanan yang di beli oleh anak-anak SD.

Sebaiknya guru mensurvei apa yang di jual oleh para pedagang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan,sebelum para pedagang di perbolehkan berjualan di SD pihak sekolah harus menyeleksi apakah dagangan yang akan di perjual- belikan itu layak di konsumsi oleh anak SD atau tidak,tetapi agar anak-anak tetap sehat dalam mengonsumsi makanan, orang tua juga harus ikut berperan dalam makanan yang di konsumsi oleh anak-anaknya itu aman atau tidaknya.

Dari situlah orang tua harus menyiapkan bekal yang sekreatif mungkin atau membuat bekal sesuai dengan karakter tokoh kartun yang di sukai oleh anak tersebut,sehingga anak tidak merasa bosan dengan menu makanan bekal yang orang tua siapkan untuk di bawa kesekolah. supaya anak tidak jajan sembarangan lagi dan tetap sehat.

(Red/ Arum Wulandari dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )