KURANGNYA DANA, SARANA SERTA PRASARANA PENDIDIKAN

Bogor Now

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Banyak masyarakat kurang mampu yang tidak bisa mendapatkan Pendidikan yang layak karena masalah biaya Pendidikan yang tinggi.

Di Indonesia, contohnya kita dapat melihat meskipun pemerintah sudah menghilangkan biaya Pendidikan sampai jenjang SMA,tapi masih saja ada dana informal yang harus dikeluarkan oleh murid.hal yang lebih memprihatinkan lagi yaitu pemerintah hanya bisa meniadakan biaya Pendidikan sampai tingkat SMA saja.

Sehingga banyak siswa tidak bisa merasakan bangku perguruan atau Pendidikan tinggi yang sebenarnya penting untuk didapatkan dan hal Pendidikan itu merupakan hak setiap orang untuk mendapatkan Pendidikan yang layak untuk kesejahteraan hidupnya.

Memang tidak salah jika Dikatakan Pendidikan yang bermutu harus membutuhkan biaya ,namun masalahnya,masyarakat dinegeri ini jika bicara masalah biaya masih belum memadai akibat sumber pendapatan yang tidak pasti.karena masalah pembiayaan Pendidikan akan menyangkut masalah peserta didik,mutu pendidik, proses pembelajaran,sarana prasarana,pemasaran dan aspek lain yang berkaitan dengan masalah keuangan.

Pembiayaan Pendidikan merupakan salah satu komponen penting didalam dunia Pendidikan.pembiayaan Pendidikan selalu mengharapkan komitmen pemerintah agar tidak berlepas tangan dalam arti selalu memperhatikan dari segi pembiayaan dengan jalan mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait pembiayaan Pendidikan terutama di Indonesia.

Kurangnya alokasi dana administrasi Pendidikan yang menghambat yaitu dalam hal penyalahgunaan dana sekolah dan adanya oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dalam hal pendanaan sehingga adanya penyalahgunaan dana dan menghambat proses Pendidikan dalam hal ini Pemerintah harus memiliki kesadaran terhadap Pendidikan melalui pembiayaan demi meningkatkan mutu Pendidikan nasional dan dapat menangani oknum-oknum yang melakukan penyelewangan dana secara tegas .

Nah,dalam hal sarana dan prasarana Pendidikan juga Indonesia masih rendah dan kurang merata.

Realitanya didaerah terpencil tidak memadai mengenai sarana prasarana pendidikannya.dalam hal ini fasilitas kegiatan belajar mengajar itu sungguh jauh dari tidak layaknya pembelajaran.

Seperti halnya fasilitas yang tidak memadai yaitu Gedung kelas yang bocor,bangku meja sekolah yang rusak dan tidak mencukupi,lapangan  sekolah yang kecil,begitupun mengenai kurangnya tenaga pengajar yang tidak profesional.ketika sarana dan prasarana kita tidak memadai makan akan berakibatkan dalam masalah minimnya Pendidikan,disebabkan karena keterbatasan fasilitas sekolah dan pembelajaran yang tidak memadai saat ini.terutama didaerah terpencil sarana dan prasarana pendidikan tidak memadai ,termasuk SDM nya sendiri sehingga memicu perkembangan Pendidikan. dalam permasalahan utama disetiap Pendidikan sekolah di Indonesia,terutama didaerah terpencil yang jauh dari perkotaan akan menimbulkan kurangnya kesenjangan mutu Pendidikan tersebut,maka dari itu banyak peserta didik yang berpendidikan didesa tidak bisa menikmati kenyamanan dan kelengkapan fasilitas Pendidikan seperti peserta didik yang berada dikota.

Maka dari itu pemerintah perlu melakukan bantuan terhadap daerah terpencil agar Pendidikan dapat berkembang dan setara dengan pendidikan yang ada dikota serta tercapai pula tujuan Pendidikan tersebut.

Permasalahan Pendidikan yang terjadi memiliki dampak yang kurang baik terhadap perkembangan mutu Pendidikan kita.

Karena hal ini akan menyebabkan kualitas generasi bangsa menurun .dalam masalah diatas seharusnya Pendidikan yang ada di Indonesia ini upaya yang dilakukan adalah Pendidikan harus berjalan secara efektif.dalam peningkatan pembelajaran seperti halnya pengajaran yang baik sehingga mutu peserta didik lebih berkualitas.dan sangat diperlukannya kejujuran dan rencana yang strategis terhadap manajemen keuangan Pendidikan ,agar pendidikan kedepannya berjalan secara optimal dan meningkatkan fasilitasi serta bakat dan minat peserta didik agar menjadi lebih baik lagi.  

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai solusi dalam pemerataan dana, sarana dan prasarana pendidikan di indonesia yaitu : 

1. Pembangunan gedung sekolah secara merata. Seperti kita ketahui bersama saat ini pembangunan gedung sekolahan yang selalu diutamakan adalah yang berada diperkotaan bangunan gedung sekolah yang lama dilakukan rehabilitasi sehingga menelan biaya yang besar. Dari pada dana tersebut digunakan untuk biaya program rehabilitasi gedung yang sudag ada sebelumya, alangkah bijaknya kalah dimanfaatkan atau dialihkan untuk pembangunan gedung sekolahan yang belum ada disetiap penjuru pelosok daerah. 

2. pembangian buku buku pelajaran secara gratis.  Buku adalah sumber ilmu. Ketika pemerintah memberlakukan biaya setinggi-tingginya,  untuk harga sebuah buku, itu sama artinya dengan membatasi kemauan seseorang dalam membuka wawasan sebuah program pembagian buku secara gratis kepada seluruh anak anak yang ada diindonesia. 

3. program pembagian peralatan sekolah secara gratis. Telah kita ketahui bersama bahwa masih banyak warga negara yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan peralatan sekolah. 

4. Pemenuham kebutuhan guru diberbagai pelosok daerah.  Guru merupakan elemen penting dalam dunia pendidikan. Tanpa adanya guru yang berkualitas maka mustahil seorang anak dapat terdidik dengan baik. 

5. Peningkatan fasilitas infrastruktur akses menuju sekolahan. Saat ini masih banyak kita jumpai anak anak yang pergi bersekolah harus dilewati berbagai medan jalan yang berbahaya bagi mereka. 

Referensi: 

Red/ Ditulis oleh : VERONIKA PURBA