Menanggulangi sikap Bullying terhadap siswa SD

Bogor Now

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Anak-anak pada saat ini telah melewati berbagai perubahan zaman yang terjadi begitu pesat. Seiring berjalannya waktu mereka juga mulai dapat mengikuti trend masa kini. Misalnya mereka telah mahir dalam menggunakan gadget yang seharusnya mereka belum di perbolehkan untuk bermain/memegang handphone tersebut.

Dari situlah muncul berbgai masalah yang berkaitan dengan siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan gadget,siswa dapat mengakses berbagai informasi yang dia dapat tanpa melalui penyaringan terlebih dahulu.

Akibatnya banyak informasi negatif yang masuk kedalam pendidikan moralnya yang berakibat fatal bagi siswa SD. Termasuk anak SD dapat meniru perilaku orang dewasa yaitu bullying atau kekerasan.

Pada saat siswa membuka gagdet otomatis mereka dapat membuka semua sosial media yang mengandung berbagai unsur masalah orang dewasa tak terkecuali kasus bullying.

Bullying sendiri adalah tindakan dimana seseorang atau lebih mencoba untuk menyakiti atau mengendalikan orang lain dengan cara kekerasan.

Ada banyak jenis bullying,bisa menyakiti dalam bentuk fisik seperti memukul ,mendorong,menampar dan lain sebagainya.

Dalam bentuk verbal misalnya menghina,berkata kasar,dan membentak orang lain. Bullying ini lebih sering terjadi dalam lingkungan sekolah dasar daripada di lingkungan sekolah menengah pertama atau lingkungan sekolah menengas atas,karena anak-anak dalam lingkungan sekolah dasar masih ingin berkuasa dan mencari jati diri masing-masing,dan juga masih dalam masa mengenal aturan lalu mempelajari pengalaman-pengalaman baru yang mereka dapatkan di SD.

Berbeda dengan anak-anak yang masih duduk di bangku TK,mereka masih sering di pantau dan juga di jemput oleh orang tuanya dan tentunya masih dibawah pengawasan orantuanya.

Peran orang tua disini sangat besar terhadap sikap bullying yang dialami anak SD jika orang tua tidak mengetahui kesibukan anak pada saat di luar sekolah maka akan berdampak buruk pada anak tersebut.

Anak yang telah menjadi korban bullying akan sangat berubah drastis dan mejadi pendiam. Tentunya jangan sampai hal ini terjadi pada anak SD karena akan mengakibatkan pendidikan karakternya tidak tumbuh dengan baik.

Sebagai orang tua dan guru yang baik,seharusnya dapat memberi perhatian lebih kepada anak dan dapat menanggulangi sikap bullying di dalam diri anak.

Kita harus mencari solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah ini. Supaya anak SD tidak begitu dalam terjerumus dengan sikap bullying yang menimbulkan banyak permasalahan di kemudian hari.

Orang tua dan guru akan mencari cara untuk menangani sikap bullying ini dengan cara yaitu dengan cara kita harus lebih percaya diri dengan diri kita sendiri,jangan pernah menganggap diri kita itu lemah,setiap orang memiliki kemampuan sesuai porsinya.

Lalu kita dapat memotivasi anak untuk bangkit dari dirinya sendiri supaya mereka dapat tahan banting dari segala ejekan dan kritikan yang di lakukan oleh teman-teman di sekitarnya.

Apabila kita tidak dapat memotivasinya anak akan terjerat oleh orang-orang yang pernah menyakitinya. Kemudian anak juga harus berani berbicara kepada orang tua maupun guru saat mereka mengalami aksi bullying ini.

Hal ini bertujuan agar anak berani mengungkapkan kejahatan yang telah dialaminya dan dapat segera ditangani masalah tersebut oleh guru maupun orang tuanya.

Dan yang terakhir adalah selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar terus di beri kesabaran di dalam menghadapi setiap cobaan.

Tuhan juga maha melihat dan tahu apa yang manusia perbuat.

Apabila seseorang melakukan hal yang tidak terpuji maka tuhan akan memberikan hukuman yang setimpal bagi siapapun yang menyakiti makhluk ciptaannya di alam semesta ini.

Tuhan selalu mengasihi kita agar kita selalu bisa dan dapat melewati setiap masalah dan memberikan ketabahan dan kesabaran

(Red/Penulis:Tri Hastuti OktavianiStatus: Mahasiswa Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa )