Ranah E-Sport mulai memasuki Indonesia

Bogor Now

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Perkembangan teknologi di era industri 4.0 sudah sangat pesat dan tidak bisa dibendung. Perkembangan teknologi yang pesat telah melahirkan berbagai jenis aplikasi yang menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya adalah game online.

Tentu kita tidak asing lagi dengan game, karena sekarang peranan game online  dalam kalangan anak anak, remaja, bahkan sampai orang dewasa dan orang tua pun ikut memainkan game online.

Ada yang bermain game online melalui PC, ada juga yang bermain melalui Mobile, dan melalui media media lain. Di Indonesia terdapat beberapa game online yang sedang tren saat ini seperti mobile legends, pubg, free fire, dan masih banyak lagi.

Seperti yang kita ketahui, perkembangan teknologi yang sangat pesat dan penghobi game online tanah air juga bertambah setiap harinya. Hal tersebut, menyebabkan Indonesia diklaim sebagai negara pasar mobile gaming terbesar di Asia Tenggara.

Dengan pengguna game online aktif sebanyak 60 juta orang yang terdiri dari kaum laki-laki, kaum perempuan, orang dewasa, orang muda dan anak-anak.

Dengan jumlah data penggemar/player game online di Indonesia yang semakin meningkat pesat setiap harinya membuat industri E-sport mulai memasuki Indonesia dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diperhitungkan sekarang.

Salah satunya ialah mobile legends, sudah ada beberapa tim-tim dari Indonesia yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia dikanca internasional.

EVOS Esports adalah salah satu tim kebanggaan Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa dikejuaraan M1 di Malaysia kemarin.

Setelah menjuarai MPL Season 4, Evos legends (Evos Esport) kembali mencetak prestasi dengan menjadi juara dunia dalam laga Mobile Legends M1 di Malaysia. Mewakili Indonesia, Donkey, Oura, Wann, Luminaire, dan Vinss tampil sempurna dalam turnamen Mobile Legends World Championship (M1) 2019 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dengan meningkatnya prestasi-prestasi tim-tim E-sport Indonesia membuat perkembangan E-sport di Indonesia semakin diminati dan tidak dipandang sebelah mata oleh semua kalangan masyarakat di Indonesia yang sebelumnya dipandang buruk dan dianggap hanya membuang waktu.

(Red/ Pungkas bintang Ratria, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )