Cara Mudah Detoksifikasi

Kesehatan

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Zaman sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan yang namanya detoks? Istilah ini sangat terkenal pada saat ini terlebih di kalangan wanita yang berguna untuk menjaga berat badan dan juga untuk menjaga kulit agar tetap sehat.

Namun tahukah anda bahwa sebenarnya fungsi dari detoks tidak hanya untuk menjaga berat badan dan semata-mata untuk membuat kulit tetap sehat?

Detoksifikasi pada umumnya merupakan proses untuk membuang senyawa-senyawa beracun yang terdapat di dalam tubuh baik yang berasal dari makanan yang kita makan dan juga berasal dari lingkungan ataupun udara yang kita hirup ketika kita melakukan aktivitas.

Jika tidak dilakukan detoksifikasi, maka tubuh dapat terserang penyakit dengan cepat dan efek yang paling sering ditimbulkan jika tidak melakukan detoksifikasi adalah kesulitan untuk BAB (Buang Air Besar) sehingga berat badan tubuh tidak stabil.

Kesulitan untuk BAB juga dapat menimbulkan beberapa efek yang buruk untuk kesehatan.Banyaknya racun yang terdapat di dalam usus menyebabkan usus kecil kesulitan dalam menyerap sari-sari makanan dan juga menyebabkan usus besar kesulitan dalam proses pembusukan sisa-sisa makanan.

Jika hal ini terjadi secara terus menerus maka akan terjadi penumpukan racun di usus sehingga memberikan dampak sulit BAB.

Tentunya sulit BAB juga membuat kita tidak merasa nyaman dan mempengaruhi emosi ataupun mood kita. Detoksifikasi bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Jika kebanyakan orang melakukan detoksifikasi dengan membeli obat yang harganya cukup mahal, sebenarnya kita juga dapat melakukannya di rumah menggunakan bahan-bahan yang cukup murah dan terjangkau. Berikut adalah beberapa cara untuk detoksifikasi,

Cara pertama : menggunakan air lemon

Air lemon tidak hanya berguna untuk menurunkan berat badan, seperti yang kebanyakan kita tahu bahwa orang yang sedang melakukan diet biasanya minum air yang ke dalamnya ditambahkan potongan lemon. Lemon yang merupakan buah yang termasuk dalam golongan sitrus ini dapat digunakan untuk detoksifikasi karena dapat menjaga keseimbangan pH tubuh. Mengkonsumsi air lemon untuk detoksifikasi disarankan dilakukan pada pagi hari sebelum anda sarapan.

Cara kedua : mengkonsumsi sayuran

Selain baik untuk kesehatan mata, sayuran juga dapat digunakan untuk proses detoksifikasi. Detoksifikasi dengan mengkonsumsi sayuran membantu usus dan juga hati dalam mengeluarkan racun. Biasanya sayuran-sayuran yang baik dikonsumsi untuk detoksifikasi adalah sayuran-sayuran hijau seperti sayur selada, sawi dan juga brokoli.

Cara ketiga : mengkonsumsi teh hijau

Siapa yang saat ini masih asing dengan teh hijau? Teh dengan beragam manfaat ini adalah yang paling sering digunakan untuk detoksifikasi karena harganya yang murah dan juga praktis.

Teh hijau dapat diguanakan untuk detoksifikasi karena mengandung antioksidan dan kafein sehingga memberikan efek diuretik yang mempercepat pembentukan urin sehingga dapat membuang kotoran di dalam tubuh.

3 hal tersebut merupakan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk detoksifikasi. Tidak sulit bukan? Oleh karena itu, mari kita mulai hidup sejak dini. Selamat mencoba! (Demak Silitonga)

Penulis: Nama : Demak Josephine Silitonga