Kamis, 18 Desember 2014
 
 
 
|

Profil dan Visi-Misi Bima Arya – Usmar Hariman ,Walikota dan Wakil Walikota Bogor Periode 2014-2019

KORANBOGOR.COM, BOGOR -

Walikota Bogor: Dr. Bima Arya Sugiarto

BIMA ARYA
Nama Lengkap    : Dr. Bima Arya Sugiarto
Lahir            : Bogor, 17 Desember 1972

Pendidikan Formal

1985    : SDN Polisi 4 Bogor
1988    : SMPN 1 Bogor
1992    : SMAN 1 Bogor
1996    : Sarjana Hubungan Internasional FISIP Unpar Bandung
1998    : Master of Arts, Studi Pembangunan, Monarch University, Melbourne, Australia
2006    : Doktor Ilmu Politik, Australian National University,  Canberra, Australia

Pendidikan Non-Formal dan Kunjungan Internasional
2009    : Workshop Indonesia Future Leaders, Nanyang University, Singapore
2008    : Studi Banding, Sistem Pemilu dan Kepartaian, Islamabad, Pakistan
2008    : Workshop Indonesian Young Leaders, Tokyo, Jepang
2012    : Workshop Pemimpin Politik se-Asia Tenggara, Canberra
2013    : American Council for Young Political Leaders, Washington
Pekerjaan
2001 – sekarang    : Dosen Universitas Paramadina, Komisaris Charta Politika

Organisasi dan Kepemimpinan
1993-1995    : Departemen Pemuda Paguyuban Bogoriensis
1998-2000    : Direktur Eksekutif Solidaritas Masyarakat Anti Narkotika (SMART)
2002-2004    : Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Australia
2009-2012    : Ketua Umum Ikatan Alumni Smansa Bogor
2010-2015    : Ketua PP Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP)
2010-2015    : Ketua DPP Partai Amanat Nasional
2013-2018    : Ketua Umum DPP Matar (Matahari Nusantara)
2012-2016    : Ketua Umum Paguyuban Bogor

Penghargaan
1999    Penghargaan di Bidang Pemberantasan  Narkoba dari Pemprov Jawa Barat
2001    Penghargaan Sebagai Motivator Pemuda di bidang Demokrasi dan Kepemimpinan dari Save Our Election Institute
2010    Sebagai Alumni Berprestasi di Bidang Sosial dan Demokrasi dari Pemerintah Australia.

Wakil Walikota Bogor: Ir. Usman Hariman

USMAR HARIMAN

Nama Lengkap    : Ir. Usmar Hariman
Lahir            : Bandung, 26 Maret 1963

Pendidikan Formal  

1976    SD Negeri Pelesiran Bandung
1980    SMP Negeri 6 Bandung
1983    SMA Negeri 4 Bandung
1990    Arsitektur Lansekap Institut Pertanian Bogor

Pendidikan Non-Formal

LEMHANAS RI
Diklat Kemendagri RI
Diklat Kemenkeu RI

Organisasi dan Kepemimpinan
2002-2007    : Ketua DPC Partai Demokrat
2007 – skrg    : Ketua MPC Partai Demokrat
2010 – skrg    : Dewan Penasehat Museum Perjuangan RI Bogor
2012 – skrg    :  Dewan Penasehat Forum Komunikasi UMKM Kota Bogor

Riwayat Pekerjan    
1991 – 1992    : Konsultan Pertamanan PT Caltex Pekanbaru, Riau
1993 – 1998    : Konsultan Pertamanan Istana Negara dan Sekretariat Negara, Jakarta
2004 – skrg    : Anggota DPRD Kota Bogor.

VISI:
Menjadikan Bogor sebagai kota yang nyaman, beriman dan transparan

MISI:
Menjadikan Bogor kota yang cerdas dan berwawasan teknologi informasi dan komunikasi
Menjadikan Bogor kota yang sehat dan makmur
Menjadikan Bogor kota yang berwawasan lingkungan
Menjadikan Bogor sebagai kota jasa yang berorentasi pada industri pariwisata dan industri kreatif
Mewujudkan pemerintah yang bersih dan transparan
Mengokohkan peran moral agama dan kemanusiaan untuk mewujudkan masyarakat madani

Prinsip Perencanaan  Pembangunan

Perpaduan  antara bottom-up dan top-down planning melalui partisipasi aktif stakeholder masyarakat dan perguruan tinggi secara terencana.
Harus bertumpu pada potensi dan keunggulan darah serta kearifan lokal.
Harus realistis dengan menetapkan skala prioritas penyelesaian yang dapat  segera diaplikasikan.
Harus bersinegi dengan perencanaan Pemerintah Pusat, Provinsi dan wilayah sekitarnya.

BOGOR  BISA TRANSPARAN

Mewujudkan pemerintah yang bersih dan transparan
Membangun keterbukaan informasi dalam menyelenggarakan pemerintahan dan membuka ruang partisipasi publik
Menciptakan  birokrasi yang efektif, mudah dan cepat dengan bertumpu pada prinsip meritokrasi dan efesiensi birokrasi
Bekerjasama dengan KPK untuk transparansi penggunaan APBD
Perencanaan dan penerapan APBD yang berpihak pada rakyat
Transparansi proses perizinan dan e- procurement     barang/ jasa
Membangun kedekatan tanpa jarak dengan rakyat melalui interaksi dan kunjungan langsung secara rutin.

BOGOR BISA BERSIH DAN SEHAT

Membangun infrastruktur kesehatan dengan optimalisasi fungsi puskesmas di setiap kelurahan sebagai pusat pelayanan kesehatan primer.
Memaksimalkan RSUD sebagai Rumah Sakit rujukan sekunder.
Manajemen data informasi kesehatan dan pembiayaan bantuan kesehatan yang efektif dengan pengembangan asuransi kesehatan untuk semua warga miskin, warga berprestasi dan tenaga honorer.
Menciptakan budaya sehat melalui partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah dan cara hidup sehat.
Membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan berwawasan lingkungan.
Pengembangan pengelolaan bank sampah dan pemanfaatan sampah secara industi-bisnis.
Penurunan prevalensi penyakit dan penyalahgunaan obat/ narkoba serta peningkatan pemahaman masyarakat tentang hidup sehat. Melalui kampanye pendidikan kesehatan yang kreatif, masif dan sistemik yang bersinergi dengan perguruan tinggi.

BOGOR BISA TERATUR

Menata ulang kawasan di sekitar Kebun Raya Bogor untuk keberlangsungan ekosistem.
Pengembangan kota dan penggunaan lahan untuk pemukiman harus terkendali dan bersifat vertikal.
Penataan moda dan sistem transportasi penghubung (feeder busway) bagi warga Kota Bogor yang sesuai dengan kondisi struktur jalan.
Pengendalian pembangunan yang disesuaikan dengan rencana detail RT/ RW Kota Bogor yang sesuai dengan daya dukung masyarakat dan wilayah lingkungannya.
Meninjau kembali perjanjian bangun guna serah antara Pemkot dengan pihak ketiga agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menjadikan terminal Baranangsiang tetap sebagai terminal utama dengan tidak menambah fungsi lain yang tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.
Menambah RTH di Kota Bogor dengan cara maksimalkan aset Pemkot, memperketat kriteria fasum/ fasos bagi pengembang, pengadaan  land  banking oleh Pemkot.
Optimalisasi pengembalian asset Pemkot untuk ruang terbuka hijau dan menjalin kemitraan dengan pihak ketiga.
Revitalisasi pasar dan realokasi PKL dengan pendekatan manusiawi, dan menyiapkan sentra PKL yang layak sekaligus menjadi sentra wisata Kota Bogor.
Penataan sistem perparkiran kota.
Untuk mengatasi bencana di titik rawan : penegakan aturan, sosialisasi dan mitigasi bencana, sistem koordinasi dan pendanaan serta relokasi dan pembangunan rusunawa.

BOGOR BISA MAKMUR

Optimalisasi potensi penerimaan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan minimalisasi kebocoran dana pembangunan harus menjadi prioritas agar ketergantungan terhadap dana dari pusat tidak terlalu besar.
Profesionalisme pengelolaan BUMD
Memperkuat Bogor sebagai sentra industri rakyat (UKM)
Menciptakan sistem teknologi informasi yang bisa mengawasi pendapatan di sektor jasa untuk mengenjot penerimaan pajak daerah
Optimalisasi fungsi aset-aset pemkot

BOGOR BISA KREATIF

Menggalakkan wisata berbasis budaya dan kearifan lokal Kota Bogor
Meningkatkan fungsi, sarana dan prasarana gelanggang olahraga
Mensubsidi kegiatan sains di sekolah secara komprehensif dan berskala besar
Memberdayakan sarana publik dan museum sebagai pusat keterampilan seni dan sains
Mengakomodasi kegiatan berskala kecil bagi generasi muda, untuk melahirkan wirausaha baru
Membantu kegiatan tahunan anak muda, seperti konser musik, pagelaran seni dan budaya
Membangun ”SAUNG KREATIF” di tingkat kelurahan

Tags: , , , , , , , , , ,