KENDARAAN PRIORITAS YANG TIDAK MENDAPAT PRIORITAS

Featured

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Saat ini, jalanan makin ramai oleh berbagai jenis kendaraan, baik beroda dua, roda empat, dan bahkan lebih dari delapan roda. Dikeramaian itu orang-orang memiliki tujuan yang beragam. Ada yang ingin berangkat ke kantor, ke sekolah, jalan-jalan bersama pacar, dan masih banyak lagi.

Dikota-kota besar kemacetan merupakan hal yang sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakatnya, apalagi disaat jam berangkat kantor dan saat sore hari kemacetan tidak mungkin dihindari.

Kendaraan menumpuk memenuhi setiap sudut aspal dipersimpangan, mengantri untuk melintas.Terkadang didalam antrean tersebut terdapat kendaraan prioritas atau kendaraan emergency yang sedang bertugas contohnya ambulans.

Sering penulis melihat ambulans dengan sirinenya yang meraung-raung sedang membawa pasien terjebak didalm antrean panjang kemacetan.

Tetapi para pengguna jalan yang lain seakan acuh dengan keadaan disekitarnya padahal sudah jelas ambulans dalam Pasal 134 dan 135 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) menyebutkan bahwa ambulans merupakan kendaraan yang harus diprioritaskan/didahulukan untuk melintas setelah pemadam kebakaran.

Harapan besar bagi para pengendara untuk sadar adanya kendaraan prioritas yang sedang menjalankan tugasnya,kadang ada nyawa yang sedang mereka selamatkan.

Memberikan jalan untuk kendaraan prioritas dalam hal ini ambulans adalah salah satu bentuk pelayanan anda terhadap pasien yang sedang berada didalamnya.

Red: Anugrah Lintang Pratista/PGSD/Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa/Yogyakarta