GURU YANG DIRINDUKAN

Kampus Kita Pendidikan

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Guru merupakan salah satu pelaku dalam dunia pendidikan, sebagai ujung tombak dalam pelaksaan pendidikan yang telah diberlakukan.

Guru adalah seorang manusia yang memiliki profesi dan tanggung jawab moril dalam mendidik siswa siswinya untuk menciptakan anak-anak Bangsa yang berkualitas dari segi pendidikan dan juga segi moralnya yang sudah terdidik.Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan.

Guru adalah sosok yang paling penting dalam memajukan Negara maupun memajukan seorang individu agar menjadi terdidik,sosok penting di sekolah,bagian dari kiprah perjalanan Negara untuk maju,karena pendidikan sangatlah penting bagi setiap orang,dan setiap orang yang terdidik dan terpelajar pasti pernah melalui tahap belajar dan sekolah.

Disinilah peran seorang guru untuk mengajarkan segala hal sehingga seseorang menjadi terpelajar. Tak jarang sosok guru dalam kehidupan sering dirindukan kehadirannya oleh siswa-siswinya.

“Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yah, itulah kata-kata yang tepat untuk seorang guru. Guru merupakan suatu profesi yang mulia karena di tangan merekalah masa depan suatu Bangsa ditentukan.Guru juga di anggap sebagai pahlawan pembangunan. 

Guru diguguh dan ditiru, begitu kata pepatah lama.Guru menjadi sosok yang setiap hari dinanti oleh anak didik di kelas dan menjadi sumber semangat mereka dalam belajar karena guru adalah pembangkit semangat sekaligus motivator.

Guru juga menjadi orang tua kedua di sekolah. Menjadi guru merupakan panggilan jiwa, mengabdi dengan sepenuh hati dan seluruh tekad yang kita punya.

Tetapi hal itu tidaklah cukup, pengetahuan yang luas dan sifat keteladanan juga harus dipunyai.Terlebih lagi rasa kedekatan pada siswa perlu selalu kita jaga.Sehingga kita bisa menjadi guru yang baik,menyenangkan dan dirindukan. Lalu bagaimana menjadi sosok guru yang dirindukan tersebut?

Menjadi sosok guru yang dirindukan itu tidaklah sulit terutama di Sekolah Dasar, yang dimana anak-anak nya senang apabila diberi pujian dan kasih sayang.

Lalu bagaimana mana cara kita agar menjadi guru yang dirindukan oleh siswa-siswa nya?. Pertama yaitu jadilah guru yang selalu ceria dan bijaksana dengan mengetahui tingkat dan pemahaman siswanya, yang memahami setiap karakteristik siswanya, sebab setiap siswa pastilah punya kemampuan yang berbeda-beda, selalu mengajar mereka dengan setulus hati, menjadi guru yang fleksibel yang juga bisa memposisikan dirinya menjadi teman ketika siswanya sedang mengalami masalah agar siswanya dapat terbuka dan menceritakan segala masalah yang sedang dialaminya.

Jadilah guru yang selalu berusaha setiap harinya untuk memberikan yang terbaik dalam pembelajaran di kelas, memiliki kerendahan hati dan selalu sabar dalam mengajar. Jadilah guru yang kreatif dan inovatif,berusaha memaksimalkan potensi yang ada, dan mampu menjadi contoh atau suri tauladan untuk siswanya,

“Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani” (Di depan memberi contoh,Di tengah memberi semangat,Di belakang memberi dorongan) Ki Hajar Dewantara.Dengan kita menjadi guru seperti yang disebutkan tadi besar kemungkinan kita bisa menjadi guru yang dirindukan.

Ketika mendapat kesan guru yang dirindukan tentu akan berdampak positif terhadap semangat dan motivasi mengajar seta mendidik mereka, perasaan terharu karena sebegitu perhatian anak didik kepada kehadiran kita akan menjadi penyemangat ketika rasa jenuh atau capai melanda.

Selain itu, respons yang baik dari anak didik juga akan terus mendorong kita untuk selalu berusaha mengembangkan berbagai metode pembelajaran di setiap pertemuan,begitu juga bagi siswa,perjumpaan yang selalu dirindukan akan membuat siswa mengikuti pelajaran dengan enjoy dan tidak terbebani.

Dengan begitu tidak lagi ada guru yang stres mengahadapi peserta didik yang dianggap susah diatur dalam mengikuti pelajaran.

Apabila kita bisa menjadi seorang guru yang dirindukan anak didik, maka proses mengajar dan mendidik pun akan terasa lebih harmonis lebih dari sebuah rutinitas menjalankan kewajiban pertemuan di kelas semata.

Tidak hanya pelajaran yang disampaikan diterima dengan penuh antusias, tetapi hal-hal positif berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik pun akan diteladani oleh mereka.

Semoga kita semua bisa menjadi sosok guru yang dirindukan karena sikap kita yang baik dan menyenangkan.Menjadi inspirasi sekaligus motivasi siswa kelak di masa yang akan datang dan membawa perubahan baik dari segi akademis maupun karakter anak-anak didik kita.

(Red/ Devie Novianty mahasiswa UST YOGYAKARTA jurusan PGSD )