Mengajar Yang Menyenangkan Untuk Anak Sekolah Dasar

Kampus Kita Pendidikan

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Mengajar adalah salah satu pekerjaan yang sulit, tidak ada keraguan berkaitan dengan hal itu.Dan bekerja dengan anak-anak di bawah umur akan menjadi lebih sulit lagi, terutama ketika menjumapi anak-anak tersebut dalam jumlah yang banyak dalam satu kelas.

Banyak guru berpengalaman di luar sana yang mempunyai strategi -strategi jitu dalam mengelola kelas seperti yang saya sebutkan diatas.

Tidak sedikit dari strategi mereka yang sengaja diunggah ke web dan di sebarluaskan dalam rangka membantu guru-guru lain dalam meraih kesuksesan yang sama.

Anak usia SD itu memiliki karakteristik tersendiri. Oleh karena itu, kita perlu mempertimbangkan karakteristik ini agar dapat menerapkan cara belajar terbaik untuk anak.

  1. Belajar Sambil Bermain 

Anak usia SD itu senang dengan bermain. Oleh karena itu, Anda pun dapat menerapkan sistem pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.

Misalnya saja Anda bisa menghitung perhitungan sambil memegang mainan. Anda bisa menjumlahkan mainan satu per satu. Dengan begitu anak akan lebih mudah memahaminya.

  1. Banyak Bergerak

Anak-anak itu suka bergerak. Anda bisa menggunakan pola belajar yang banyak memerlukan gerakan. Seperti contoh kita bisa meminta anak untuk meletakkan alfabet sesuai urutannya. Dengan cara ini bisa membuat anak lebih mudah memahami hal yang kita ajarkan.

Ini merupakan salah satu cara belajar anak SD yang efektif. Membuat pembelajaran yang dapat membantu memahaminya.

  1. Belajar Bersama Teman

Lebih baik jika proses pembelajaran dilakukan bersama teman. Anda bisa mengajak teman sebaya anak untuk belajar bersama di rumah. Anda bisa membimbing sambil belajar cara mereka belajar.

Memang terkadang tingkah-polah mereka menggemaskan. Namun, memang begitulah dunia anak-anak. Yang terpenting adalah anak yang bisa belajar bersama. Hal ini dapat membantu pentingnya partisipasi bagi anak.

  1.  Langsung Praktik

Lebih mudah untuk anak-anak SD untuk memecahkan apa yang bisa diterima diberikan contoh. Misalnya saja kita ingin mengenalkan Arah mata angin, kita bisa tunjukkan setiap Arah mata angin dan meminta anak untuk mempraktikkannya. Dengan begitu, anak pun akan lebih mudah untuk memahaminya.

  1. Jalin interaksi

Saat kita ingin mengajak anak belajar, kita tidak bisa mengajak anak terlalu keras. Kita bisa memulainya dengan melakukan pengkondisian agar anak siap untuk belajar.

Kita bisa melakukan interaksi dengan anak. Misalnya kompilasi anak yang masih bermain di saat disetujui untuk belajar, kita sebagai yang dapat mengingatkannya. Kita bisa juga memulainya dengan melakukan cerita untuk menarik perhatian anak. Inilah cara belajar anak SD yang efektif.

Kita perlu melakukan “pancingan” terlebih dahulu agar dapat dibuka untuk anak-anak mulai belajar. 

(Red/Dewi Murtiana Sari,NIM : 2018015024,Asal : Gunungkidul,Status : Mahasiswa PGSD di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta )