PEMBENTUKAN KARAKTER TERHADAP NILAI-NILAI DAN NORMA-NORMA BAGI ANAK SEKOLAH DASAR

Kampus Kita Pendidikan

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pendidikan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut.

Karena pendidikan dilakukan tidak hanya untuk memberikan ilmu pengetahuan tetapi juga untuk menanamkan dan mensosialisasikan nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat agar seseorang bisa tumbuh dengan memahami nilai dan norma tersebut.

Pembentukan karakter pada siswa SD harus dilakukan oleh semua pihak baik guru maupun orang tua. Pembentukan karakter bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti mengucapkan terimakasih apabila diberi sesuatu, mau berbagi hal kecil dengan teman, hormat kepada guru, mengembangkan sikap jujur serta dapat dipercaya dan bertanggungjawab.

Selain itu, pendidikan karakter yang diperoleh sejak sekolah dasar bisa menjadi dasar untuk mempertimbangkan dan memutuskan sikap yang harus diambil dalam menghadapi faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kenakalan anak di usia sekolah.

Oleh karena itu, satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana proses pendidikan dan pengasuhan yang didapatkan anak sehingga membentuk pengalaman belajar yang bermakna bagi dirinya.

Salah satu SD yang telah menerapkan pendidikan karakter adalah SD Negeri Singosari. Pendidikan karakter yang diterapkan misalnya seperti tambahan jam belajar untuk mengaji.

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap hari per kelas. Disini anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu sekolah saja tetapi juga ilmu keagamaan. Jadi dalam kegiatan ini siswa diajarkan untuk mengaji sesuai tajwid yang telah diajarkan.

Dalam pembelajaran mengaji tersebut sekolah menggunakan guru khusus untuk mengajar yaitu Pak Kyai Khozinudin, beliau adalah kyai daerah setempat. 

Dalam kegiatan ini guru mengaji dapat menilai siswa yang sudah baik dalam mengaji dan yang masih kurang. Siswa yang masih kurang baik dalam mengaji lebih diperhatikan agar bisa mengaji dengan baik.

Manfaat dari kegiatan ini adalah menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan dan menambah keimanan pada siswa.

Jadi pendidikan karakter adalah salah satu upaya untuk membentuk karakter individu kearah hidup yang lebih baik yang nantinya bisa bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya.

Pendidikan karakter ini diterapkan di SD Negeri Singosari dalam bentuk tambahan jam belajar yang di khususkan untuk mengaji. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama dan menambah keimanan setiap individu.

(Red/ Wahyu Erytasari dengan NIM 2018015205 dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)