PENTINGNYA MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

Kampus Kita Pendidikan

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pembelajaran yang menyenangkan dapat membuat siswa lebih mudah memahami materi yang telah di sampaikan oleh guru.

Suasana kelas dapat membuat siswa betah dalam mengikuti pembelajaran dan dapat memunculkan ide-ide kreatif .Guru diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di kelas yang di ampunya.

Pada siswa sekolah dasar,mereka cederung menyukai suasana kelas yang tidak monoton. siswa akan merasakan betah untuk mengikuti pembelajaran jika kelas mereka memiliki uasana yang menyenangkan.

Suasana kelas diharapkan dapat memberikan kenyaman pada penghuni didalamnya, misalnya pada sekolah dasar dapat menggunakan warna-warni yang menarik seperti merah, kuning atau warna lainnya dan juga suasana ditata sedemikian rupa untuk menunjang kenyamanan anak dalam belajar. 

Guru merupakan manajer dikelasnya apalagi pada sekolah dasar, guru akan memegang atu kelas secara peuh untuk pengajaran-pengajaran setiap harinya.

Guru dituntut untuk dapat menciptakan susasana kelas yang menyenangkan untuk membuat siswanya nyaman untuk melakukan pembelajaran. Guru sekolah dasar juga diharapkan dapat memahami keinginan anak sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan pada sekolah dasar bukan merupakan hal yang mudah namun juga bukan merupakan hal sulit, jika guru dapat memahami apa yang diinginkan oleh siswanya.

Membuat suasana pembelajaran yng menyenangkan juga memerlukan dukungan dariwarga sekolah, misalnya saat guru kelas ingin merubah suaana kelas menjadi lebih menyenangkan tanpa ada dukungan dari kepala sekolah makaperubahan tersebut tidak dapat terlaksanakan.

Untuk itu diharapkan seluruh warga sekolah dapat menciptakan suasana sekolah yang dapat menunjang pembelajaran yang baik dan nyaman.

Jika suasana seklah nyaman dan menyenangkan maka pebelajaran yang menyenangkan dapat tercipta sehingga siswa dapat menciptakan ide-ide baru atau pun semangat untuk mengikuti pembelajaran.

(Red/ Hanna Sofya Aulia dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta  )