Ketidak bahagiaan Janis Joplin PDF Print
Nasional
Sunday, 07 February 2010 11:14
altKORANBOGOR.COM - Pengantar : Penangkapan Sammy, Vokalis Kerispatih, karena sabu-sabu seolah-olah memberi pembenaran bahwa banyak selebritis mengonsumsi narkoba. Tapi kita tidak bisa menggebyah-uyah semua selebritis cenderung dekat dengan narkoba. Meskipun memang banyak dari mereka yang dijemput maut karena ”barang haram” tersebut.
Di dunia musik pun begitu. Banyak legenda musik dunia yang mati tragis, bahkan saat mereka masih muda dan tengah populer, akibat narkoba.

Sebut beberapa nama antara lain Jimi Hendrix, Janis Joplin, Jim Morrison, Tommy Bolin, John Henry Bonham, Elvis Presley, atau Kurt Cobain. Apa yang menyebabkan mereka terjerat naraltkoba? Kilasan kisah tiga dari mereka disajikan secara serial. Mereka adalah Janis Joplin, Jimi Hendrix, dan Kurt Cobain.(*)

Sabtu, 3 Oktober 1970, Janis Joplin berkunjung ke Sunset Sound Studios di Los Angeles. Dia ingin mendengarkan trek instrumental untuk lagu Nick Gravenites yang berjudul ”Buried Alive in the Blues” agar dia bisa mengisi vokalnya yang dijadwalkan pada hari berikutnya.

Tapi sore keesokan harinya, gadis itu tak memperlihatkan batang hidungnya. Itu membuat sang produser Paul Rothchild cemas. Dia meminta road manager Full Tilt Boogie, John Cooke, pergi ke Landmark Motor Hotel (yang sekarang berubah nama menjadi Highland Gardens Hotel). Di situlah Joplin tinggal sejak 24 Agustus. Di tempat parkir, Cooke masih melihat mobil Porsche warna psikodelik milik Joplin. Dia jadi yakin penyanyi perempuan itu masih ada di kamarnya.

Begitu membuka pintu, dia melihat tubuh kaku Joplin terbujur di lantai. Gadis itu baru berusia 27 tahun ketika itu. Usia yang begitu muda. Apalagi, ketika itu Janis Lyn Joplin dia masih berada di puncak kariernya sebagai penyanyi. Laporan resmi menyebutkan, dia mati karena overdosis heroin. Tragis, kebintangannya habis diperangkap narkoba.

Ya, tentu saja Janis Joplin bukan gadis muda biasa. Dia multitalenta. Dia penyanyi, penulis lagu, dan penata musik. Kelegendarisannya dalam bidang musik tak diragukan lagi. Dia memang muncul di akhir tahun 1960-an sebagai penyanyi utama band Big Brother and the Holding Company sebelum memilih bersolo karier. Bukti kelegendarisannya bisa dilihat pada catatan majalah Rolling Stone (2004). Joplin menduduki peringkat 46 dari 100 Artis Terbesar Sepanjang Masa, dan peringat 28 dalam daftar 100 Penyanyi terbesar Sepanjang Masa.

Janis Joplin lahir di Port Arthur, Texas pada 19 Januari 1943. Sejak kecil, dia dikenal sebagai anak yang suka meminta perhatian lebih. Dan ketika hal itu tak terwujud, dai menjadi sangat bersedih. Karakter seperti itulah yang selanjutnya terbawa hingga dia besar dan menjadi artis besar. Dan sikap seperti itu pulalah yang secara tak langsung membawanya akrab dengan narkoba.

Persentuhannya dengan dunia tarik suara bermula saat dia remaja dan bergaul dengan kelompok yang menyukai penyanyi blues Afrika-Amerika seperti Bessie Smith dan Leadbelly. Orang yang disebut terakhir itulah yang memengaruhinya untuk menjadi penyanyi. Dia pun mulai menyanyi pada kelompok paduan suara lokal dan mulai memperluas wawasan musik bluesnya dari penyanyi-penyanyi seperti Odetta dan Big Mama Thornton. Dia juga mulai menyanyikan blues dan folk bersama teman-temannya.

Masa-masa di Thomas Jefferson High School adalah saat suram buat Joplin. Sebagai remaja, dia mengalami kelebihan berat badan dan kulitnya rusak. Itu sebabnya dia sering diejek teman-temannya dengan umpatan kotor. bagi orang yang sejak kecil ingin diperhatikan lebih, perlakuan itu sangat membuatnya tertekan. Tapi Joplin bisa bertahan. Bahkan semasa di universitas, pada 1962 profilnya pernah muncul di koran kampus dengan judul ”She Dares To Be Different” (Dia Berani Tampil Beda).
Suka Memberontak Selanjutnya Joplin menumbuhkan dalam dirinya semangat seseorang yang suka memberontak. Dia memberi kesan sebagai pencandu heroin yang selalu bersedih, tapi dia satu sisi dia lebih mirip seorang penyair.Itu tampak pada lagu pertamanya yang direkam dengan judul was ”What Good Can Drinkin’ Do” (Desember 1962). Setelah meninggalkan Texas menuju San Fransisco, dia tahu kariernya sedang dimulakan. Beberapa lagunya dirilis. Tapi bersamaan dengan itu, dia mulai terkenal sebagai pemakai heroin. Dia juga pemakai jenis obat-obatan lain dan peminum alkohol. Gaya hidup seperti itulah yang memawarnai kehidupan selanjutnya.

Tahun 1966, warna vokal bluesy Joplin menarik perhatian kelompok band rock Big Brother and the Holding Company. Bersama band itu pula, dia mulai mengibarkan popularitasnya. Bahkan Majalah Time menyebut Joplin ”Penyanyi paling berdayadari gerakan rock kulit putih.” Pengamat musik Richard Goldstein, dalam majalah Vogue , menulis bahwa Joplin adalah penyanyi perempuan paling menarik perhatian dalam musik rock. Yang jelas, Janis Joplin bisa bernyanyi untuk semua jenis pendengar.”

Akhir tahun 1969, Big Brother and the Holding Company bubar. Pada bulan Februari 1970, Joplin pergi ke tempat temannya di Brasil. Di sana dia menghentikan kebiasaan mengonsumsi narkoba. Secara fisik, dia terlihat lebih segar. Tapi itu tak lama. Sekembalinya dia ke Amerika Serikat, Joplin kembali akrab dengan heroin dan obat-obatan lainnya.
Pada saat yang sama, dia membentuk band dengan nama Full Tilt Boogie. Itu band yang membuatnya banggakarena merasa membentuknya sendiri. Tapi itu pun tak lama karena dia mati overdosis.

Itulah akhir gadis yang mengaku menjadi korban dari keinginan-keinginannya sendiri yang membuatnya tidak berbahagia. Seperti yang dikutip David Dalton, penulis dari majalah Rolling Stone, Joplin bilang: ”Aku adalah korban dari sesuatu yang tersembunyi dalam diriku. Ada saat ketika aku ingin tahu segalanya dan itu selalu membuatku tak bahagia. Aku tak tahu harus melakukan apa....”. (sm)

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon   
 

Add comment


Security code
Refresh


Sosial dan Budaya

Melihat Hewan Langka di Museum Zoologi, Bogor
10 March 2010 08:41
article thumbnaiKORANBOGOR.COM, BOGOR - Ingin mengajak anak Anda melihat kerangka ikan Paus Biru dengan panjang 27 meter dan ratusan hewan langka yang sudah diawetkan?, Semuanya itu dapat Anda temukan di Museum Zoologi, Bogor.Berkunjung ke Bogor untuk menghirup udara segar di Kebun Raya, rasanya memang...

Internasional

Singapura Peringatkan Serangan Teror di Selat Malaka
06 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM, SINGAPURA - Angkatan Laut Singapura memperingatkan adanya serangan teroris terhadap kapal-kapal tanker yang melintas di Selat Malaka.Asosiasi Perkapalan Singapura (SSA)...

Musik

Jazz a La Andra & The Backbone Lebih Menyentuh
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM,JAKARTA - Di tangan Dedy Lisan, Andra Ramadhan Junaidi, dan Stevie Morley Item yang tergabung dalam grup band Andra & the Backbone, warna musik rock, teristimewa genre hard...

Kolom Banner

Berita Foto

  • Film & Sinetron
  • Gaya Hidup

  • Fenomena Alam
  • Otomotif

Login

Cuaca

Cuaca Bogor

Cloudy

30°C

bogor

Cloudy

Humidity: 66%

Wind: W at 9 mph

  • Wed Chance of Storm

    25°C 21°C

  • Thu Thunderstorm

    22°C 21°C

  • Fri Chance of Storm

    25°C 20°C

  • Sat Chance of Storm

    30°C 20°C

 

Catatan Redaksi

Cendekiawan: Terima Obama dengan Kehangatan
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM,PADANG - Cendekiawan Muslim Sumbar mengharapkan pemerintah hendaknya dapat memperlihatkan kehangatannya dalam menerima kunjungan Presiden Barack Obama dalam kerangka mempererat...

Hukum dan HAM

Abu Jibril: Jangan Tuduh Saya Teroris Tanpa Bukti
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM,JAKARTA - Beberapa kali namanya disebut-sebut dalam acara live di sebuah televisi swasta membuat ayah dari Muhammad Jibril atau yang lebih dikenal Abu Jibril Selasa (9/3) petang...

Teknologi

Jam Tangan Ponsel Terbaru dari LG
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM - Setelah penampilannya sempat memancing perhatian tahun 2009 lalu, sebagai watchphone termahal tampaknya kini LG GD910 akan segera menyuguhkan produk penggantinya. Pasalnya,...

Nasional

Mei, 1831 Petugas Akan Sensus Seluruh Warga Bogor
10 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM, BOGOR - Ribuan petugas cacah jiwa secara serempak akan menelusuri kolong jembatan, bantaran kali, rel kereta api, emperan toko dan sejumlah tempat lainnya yang biasa digunakan...

Selebriti

Gara-gara Klakson Terancam Masuk Bui
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM,JAKARTA - Artis sinetron Rio Reifan tersandung masalah hukum. Pria berusia 25 tahun ini terpaksa berurusan dengan pihak berwajib karena diduga melakukan penganiayaan dan...

Popular

Jazz a La Andra & The Backbone Lebih Menyentuh
09 March 2010
article thumbnaiKORANBOGOR.COM,JAKARTA - Di tangan Dedy Lisan, Andra Ramadhan Junaidi, dan Stevie Morley Item yang tergabung dalam grup band Andra & the Backbone, warna musik rock, teristimewa genre hard...

Komentar