Pentas Dalang Cilik Hibur Ratusan Siswa dan PNS Pemkot Bogor

Pentas Dalang Cilik Hibur Ratusan Siswa dan PNS Pemkot Bogor
BOGOR, KORANBOGOR.COM – Akhir Tahun, ternyata menjadi bulan yang paling mengesankan, khususnya bagi para dalang cilik di Kota Bogor. karena mereka bisa menampilkan keahliannya dalam memainkan wayang golek dihadapan sekurang 700 siswa, di Gedung Kemuning Gading Bogor Rabu (21/12/2011).
Pagelaran Rampak Dalang cilik yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor, dalang – dalang cilik yakni Arya Bima ( SDN Sempur), Danu Rangga, Nabil, Dani dan Yogi, keempatnya siswa SDN Batutulis 2, menggarap lakon Jabang Tutuka, yaitu proses lahirnya Gatot Kaca.
Pentas dalang cilik ini dibuka oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Edgar Suratman.“ Kehadiran wayang golek yang menampilkan dalang cilik dapat mengkreasi karya seni budaya sunda, kata Edgar.
Edgar berharap dengan pementasan dalang cilik selain dapat menghibur masyarakat, juga dapat mendekatkan, mengenal dan akhirnya anak didik bisa mencintai berbagai seni tradisional sunda terutama wayang golek .
Diakui Edgar, faktor generasi para dalang memegang peranan penting dalam menunjang keberlangsungan seni dan budaya sunda yang makin berat seiring dengan yang datangnya budaya dan seni dari luar ditengah era globalisasi dan kemajuan teknologi dan komunikasi.
Menurut Kepala Bidang Kebudayaan pada Disbudpar Kota Bogor, R. Susiloawati, pagelaran rampak dalang cilik ini sengaja dipadukan dengan berbagai tari tradisional dan modern, tujunannya selain agar pagelaran lebih hidup juga mencoba kemasan baru yang lebih menarik.

Pentas Dalang Cilik Hibur Ratusan Siswa dan PNS Pemkot Bogor
Para dalang cilik yang dibantu dua dalang muda Kota Bogor yakni Dalang Jajat E. Saputra dan Ceceng Arifin, manggung sebanyak dua kali. “Pagi mereka menghibur ratusan murid SD sedangkan siangnya kakak-kakak mereka dari SMP se-Kota Bogor,” papar Susi.
Masih menurutnya, untuk memeriahkan acara tersebut pihaknya mengundang para siswa tak kurang dari 28 SD dan 28 SMP, negeri dan swasta di Kota Bogor.
Penampilan para dalang cilik kota Bogor ini, ternyata mendapat sambutan dan applaus yang cukup meriah dari para penonton yang tidak hanya para siswa namun orangtua murid dan karyawan di lingkungan PNS Kota Bogor. Salah satunya, Sari Sugiharti pegawai Kominfo yang sedang mengandung menyempatkan diri menonton.
“Saya sengaja meluangkan waktu saya untuk menonton golek, mudah-mudahan anak yang sedang saya kandung ini bisa menyenangi kesenian tradisi urang Sunda, yaitu wayang golek,”paparnya sambil memegangi perutnya yang sudah membesar.
Sementara itu, salah seorang dalang cilik termuda, Bima yang masih duduk di kelas 3 SDN Sempur, mengaku gembira dengan adanya kegiatan tersebut. Bima yang juga anak Dalang Jajat E. Saputra ini berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan lagi tahun depan.
“Nya…pa, Bima mah hayang maen deui tahun hareup, tapi ayeuna mah hoyong emam endog asin heula,”katanya manja khas anak-anak sebayanya. (ys)









