LEMPAH KUNING KULINER BANGKA SELATAN YANG KAYA GIZINYA

Kuliner

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Lempah kuning perpaduan lezatnya ikan dan juga bumbu rempah yang disajikan berkuah menjadikan salah satu masakan khas dari Bangka Belitung ini menjadi primadona bagi setiap
wisatawan yang datang kepulau Bangka.

Sejarawan Bangka Belitung menuturkan bahwa lempah kuning memiliki arti masakan yang berkuah, dengan demikian lempah kuning berarti masakan yang berkuah kuning.

Lempah kuning merupakan salah satu hasil ciptaa karya daari etnis grup orang laut, salah satu dari empat etnis yang ada di Bangka Belitung etnis yang lain adalah etnis suku Darat, Melayu, dan etnis suku Cina.

Lempah kuning sudah menjadi makanan khas bagi etnis suku laut
sehingga sajian ini, menjadikan masakan rumahan yang cita rasanya sudah sangat dikenal oleh masyarakat Bangka.

Masyarakat Bangka Belitung mengenal masakan lempah kuning dengan
nama ganggan.

Cara menikmatinya pun istimewa, lempah kuning disantap dengan cara ‘’ngamper’’ atau duduk bersama-sama dilantai dengan anggota keluarga lainnya. cara menikmati inilah yang membuat rasa kekeluargaan dan persaudaraan semakin erat, menyambung tali silaturahmi.

Menikmati lempah kuning dengan cara ngamper dapat menghilangkan kebencian dan perseteruan atau dikenal dengan Cicik dan Tegem Ambus bagi masyarakat Bangka.

Memiliki kekayaan laut yang melimpah menjadi keuntungan bagi Bangka Belitung. Food and Agriculture Organization (FAO) menyatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang didunia dan menjadi negara terbesar didunia dengan produksi perikanan tangkap terbesar 6 juta ton.

Kekayaan laut Bangka yang melimpah hadirkan ikan-ikan dengan
kualitas terbaik untuk diolah seksma guna membuat masakan yang sudah menjadi warisan tak benda sejak tahun 2015 ini.

Tetap segar kandungan omega yang tinggi pada ikan laut dalam
sajian lempah kuning membuat siapa pun yang mengonsumsinya.

Ahli nutrisi rumah sakit timah Bangka Belitung mengatakan bahwa, omega 3 pada ikan laut memiliki peran penting dalam proses pembentukan sel-sel saraf di otak dan dapat meningkatkan kecerdasan, serta dapat mempertajamkan daya ingat dan menunda penuaan.

Bumbu-bumbu yang terkandung dalam kajian lemah kuning seperti lengkuas, kunyit, cabai, bawang merah, asam, nanas, dan tersipun memiliki kasiaat bagi kesehatan tubuh dan mengandung anti oksidan yang tinggi.

Tak hanya itu, sajian ikan dalam lemppah kuningpun dapat diganti dengan daging ayam,udang atau cumi. Jadi membuat kita sehatkan.

Penulis : DEVI PONIASARI