Resep Masakan : Sayur Gabus Pucung Khas Betawi

Kuliner

KORANBOGOR.com-Sayur gabus pucung menjadi salah satu kuliner khas Betawi yang sangat populer. Hidangan satu ini memiliki ciri khas kuah hitam mirip dengan rawon.

Pucung dalam bahasa Betawi berarti kluwek, jadi sayur gabus pucung merupakan ikan gabus yang diberikan kuah dari olahan kluwek sehingga warnanya menjadi hitam. Cita rasanya yang unik dan khas tentu mampu menggugah selera para penikmatnya.

Sekarang ini, untuk menemukan sajian khas Betawi ini di pasaran sudah cukup sulit. Namun tak perlu khawatir, Anda bisa mencoba mengolahnya sendiri di rumah karena cara pembuatannya tidak sulit dan bahan yang digunakan juga mudah ditemui.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut Tagar rangkum resep membuat sayur gabus pucung khas Betawi.

Bahan:

3 ekor ikan gabus (potong sesuai selera)
250 ml air
4 siung bawang putih (dihaluskan)
1 sendok teh (sdt ketumbar bubuk
1 sdt garam
1 sdt air jeruk nipis
Minyak goreng secukupnya
Bahan Kuah:

10 cabai rawit merah
6 lembar daun jeruk (buang tulangnya)
2 lembar daun salam
2 batang serai (ambil bagian putihnya dan dimemarkan)
2 cm lengkuas (dimemarkan)
2 sendok makan (sdm) minyak goreng
2 1/2 sdt garam
2 1/4 sdt gula pasir
1 liter air
1 batang daun bawang (potong-potong 1 cm)
1 buah tomat (potong-potong)
Bahan Bumbu Halus:

10 butir bawang merah
6 siung bawang putih
5 cabai rawit merah
4 butir kluwek (direndam)
4 butir kemiri (disangrai)
2 cm kunyit (dibakar)
Cara Membuat:

Lumuri ikan gabus dengan air jeruk nipis, bawang putih, ketumbar bubuk, garam, dan air.
Diamkan kurang lebih selama 20 menit.
Panaskan minyak, goreng ikan hingga matang, angkat dan tiriskan.
Untuk membuat kuah, panaskan minyak goreng kembali.
Tumis daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan serai hingga aromanya tercium harum.
Tambahkan tomat dan cabai rawit merah utuh, aduk hingga layu.
Masukkan air, garam, dan gula pasir, masak hingga kuah mendidih.
Tambahkan ikan gabus dan daun bawang, aduk hingga rata dan semua bahan meresap dan matang, lalu angkat.
Sayur gabus pucung siap dihidangkan dan dinikmati bersama nasi hangat.