Melestarikan Budaya Sambas di Tanah Istimewa, Yogyakarta

Bogor Now Wisata

KORANBOGOR.co,,YOGYAKARTA-Teuku Malinda, mahasiswa Yogyakarta asal Sambas Kalimantan Barat. Ia menjalani kehidupannya di Yogyakarta sebagai mahasiswa semester tiga. Ia tinggal di salah satu asrama putri Kalimantan Barat.

Walaupun dari daerah yang jauh, ia sangat bersemangat mempelajari bahasa dan budaya Jawa dengan keunikan dan kearifan lokalnya. Selain budaya jawa, ia juga aktif dalam melestarikan budaya daerah asalnya, Sambas.

Ia juga tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Sambas. ia sering terlibat dalam berbagai acara kebudayaan yang ada di Yogyakarta.

Baginya, melestarikan budaya sangatlah penting karna budaya tersebut menjadi identitas dan jati diri seorang Teuku.

Walaupun sangat sibuk, ia merasa kuliahnya tak terganggu.Ia merasa senang dapat mencari ilmu, mempelajari Budaya Jogja,serta melestarikan budaya asalnya. Baginya, semua itu berkesinambungan dan menjadi spirit pemuda berbudaya bagi Teuku. 

Salah satu pagelaran budaya yang ia ikuti adalah Gelar Budaya Sambas. Pagelaran tersebut bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Sambas,

Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Kesbangpol, dan Ikatan Mahasiswa Sambas. Melalui pagelaran tersebut Teuku dapat menunjukkan bahwa budaya Kalimantan Barat sangatlah unik dan perlu dilestarikan.

Teuku menjadi salah satu contoh mahasiswa yang cinta akan budaya. Teuku juga aktif dalam mempromosikan makanan khas Sambas yaitu Bubur Pedas. Tak hanya makanan saja, Teuku memperlihatkan pakaian khas Sambas yaitu Baju Kurung. Banyak hal yang bisa mahasiswa lakukan untuk melestarikan budaya.

Secara langsung Teuku memberitahu bahwa budaya yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam dan menarik serta unik.

Teuku berharap seluruh pemuda Indonesia dapat melestarikan budaya dan membawa harus nama Indonesia ke kancah mancanegara.

(Red/Penulis:  Rezi Verantika dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )