Satukan Visi,Pemuda Desa Cibeuteung Muara Bentuk Organisasi Pemuda Islam

Bogor Now Wisata

KORANBOGOR.com,BOGOR-Kelompok pemuda di desa Cibeuteung Muara Rw 03 Kecamatan Ciseeng, sepakat untuk mendirikan organisasi keagamaan pemuda tingkat Rw. Setelah melakukan advokasi yang panjang, harapan terbentuknya organisasi tersebut menemui titik terang.

Hal tersebut didapat dari rapat yang diselenggarakan  pada Sabtu malam (14/06/20).

Rapat dihadiri oleh 10 peserta dari 3 ikatan remaja masjid (irmas) di wilayah Rw 03 desa Cibeuteung Muara yaitu organisasi pemuda blok masjid (OPBM), organisasi pemuda nurul yaqin (OPNI) dan remaja islam mushola al-ikhlas (RISMA).

Rapat yang dipimpin oleh Endang Rukanda menghasilkan beberapa keputusan.

Pertama, penentuan waktu pemilihan ketua organisasi.

Kedua, penetapan pelaksana tugas (PLT) yang akan mengawal pendirian organisasi keagamaan pemuda hingga benar-benar terbentuk. 

“Rapat malam ini kami fokuskan kepada tugas dan fungsi organisasi, setelah itu penetapan waktu pemilihan ketua organisasi.

Kami akan bekerja secara maksimal untuk mengkoordinasikan kepada seluruh pihak yang terkait agar organisasi ini segera terbentuk,” pungkas endang.

Endang mengatakan setidaknya ada 3 target yang diharapkan dengan berdirinya organisasi ini yaitu dapat mengkoordinir organiasi keagamaan dibawahnya agara kegiatan keislaman terus berjalan.

Kedua, organisasi ini dapat menjadi jalan dakwah baru bagi pemuda di desa cibeuteung muara khususnya di rw 03.

Ketiga, organisasi ini dapat menjadi wadah untuk melakasanakan kegiatan yang bersifat akbar yang dapat menyatukanketiga organisasi dibawahnya.

Menurut Aldi peserta rapat ” pendirian organisasi ini  seharusnya dilakukan sejak dulu, mengingat giroh pemuda dalam belajar agama di wilayah rw 03 sangat tinggi. 

Maka perlu dibentuk organisasi keagamaan agar giroh tersebut tetap terjaga.

Disamping itu, Aldi  juga menganggap  jalan dakwah harus terus diperluas dan semoga dengan dibentuknya organisasi ini dapat menjadi pelopor berdirinya organisasi pemuda islam ditingkat desa Cibeuteung Muara” (Red/Rilis)