SURGA YANG TERSEMBUNYI DIUJUNG FLORES

Wisata

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Lembata adalah salah satu Kabupaten di ujung pulau Flores, NTT. Secara letak geografis , sebelah Timur Pulau Lembata berdekatan dengan Kepulaun Alor dan sebelah Barat berbatasan dengan pulau Adonara.

Pulau Lembata ini menyimpan sejuta kekayaan alam dan budaya. Selain pantai pasir putih, bukit cinta, taman Doa, dan masih beberapa tempat wisata yang menarik.

Salah satu tempat wisata adalah Gunung Ile Lewotolok. Mungkin kita jarang mendengar tentang Gunung ini.

Di dusun nun jauh di sana, di sebelah timur kabupaten Lembata, terlihat panorama indah, sebuah gunung menjulang tinggi. Ketinggihannya mencapai 1450 Km di atas permukaan laut. Sekilas gunung ini tampak seperti gunung Bromo di Probolinggo yang berada diJawa Timur.

Tetapi lebih unik dari gunung ini adalah gunung yang selalu mengeluarkan belerang. Gunung ini memiliki panorama alam yang indah dengan keberadaan kawah-kawah yang berada di sekitar gunung itu.

Ketika melakukan pendakian , para pengunjung  menggunakan roda empat atau roda dua namun jalannya ada sebagian jalan beraspal dan sebagian berbatu.

Dan pendakian ini dilakukan pada pagi hari, siang hari atau malam hari. Tak ada perkampungan di sepanjang jalan menuju puncak. Karena warga kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, seluruhnya berada di bawah kaki gunung dan tinggal di sepanjang pesisir pantai.

Para pengunjung akan terpesona oleh keindahan gunung Ile Lewotolok, gunung berapi yang berdiri kokoh di semenanjung teluk Lewoleba. 

C:\Users\Flores_Timur\AppData\Local\Microsoft\Windows\Temporary Internet Files\Content.Word\IMG-20191210-WA0065.jpg

Gunung Ile Lewotolok merupakan surga kecil yang berada dipulau Lembata. Dari gunung ,kita dapat menyaksikan full sunrise. Terdapat punggung gunung yang cocok untuk berkemah.

Dari gunung Ile Lewotolok , kita dapat melihat keindahan-keindahan gunung Ile Boleng, gunung yang terletak dipulau Adonara, posisinya menghadap ke Pulau Lembata yang hanya dipisahkan oleh selat.

Dalam pendakian, akan dijumpai kaldera seluas 1 KM2 yang sudah ada kira-kira tahun 1889 dan akan membuat kita terkagum dengan kaldera yang berwarna putih.

Semakin indah ketika,  kita melihat gunung memiliki retakan-retakan belerang berwarna kuning kekemasan. lereng bagian timur, terbentang panorama teluk desa Jontona yang seakan membentuk danau kecil di tengah.

Gunung Ile Lewotolok menarik banyak wisatawan mancanegara untuk mendakinya dan melihat secara langsung keindahan gunung Ile Lewotolok. 

 (Red/Penulis: Maria Magdalena Mala )