PT KAI Tawarkan Kereta Wisata Untuk Mudik

Ilustrasi Kereta wisata Nusantara

Ilustrasi Kereta wisata Nusantara

KORANBOGOR.com,BANDUNG-Selain kereta api reguler, PT KAI menawarkan pula layanan lebih intim pada masa Angkutan Lebaran 2017. Sebenarnya, di hari biasa pun layanan ini bisa dinikmati.

Hanya saja, sensasinya kemungkinan akan terasa lain pada saat digunakan sebagai sarana menikmati perjalanan mudik. Satu gerbong bisa dinikmati ramai-ramai. Dua puluh orang lebih bisa tumplek blek mereguk sensasi itu.

Operator plat merah tersebut memfasilitasinya melalui layanan KA wisata yang dioperasikan anak perusahaannya, PT KAI Wisata. Sebanyak 12 kereta siap menjawab ekspektasi itu.

Armadanya terdiri dari 5 Kereta Mewah yang dinamai Nusantara, Bali, Toraja, Jawa, dan Sumatera. Fasilitas yang disediakan berupa balkon, tempat tidur, ruang pertemuan, kompartemen, mini bar, hingga tempat karaoke.

Sisanya kereta bertempat duduk layaknya pesawat seperti Imperial dengan kapasitas 20 seat dan Priority antara 28-30 seat. Kereta-kereta ini menawarkan pula kegiatan berkaraoke plus ruang prasmanan untuk menjaga stabilitas perut selama berijag-ijug.

Begitu masuk ke kabinnya, interior kereta-kereta itu memang menawarkan perbedaan yang tegas. Mewah. Kursinya pun empuk dan berkelas. Belum lagi deretan sofa yang bikin betah selama perjalanan.

Di kereta Priority misalnya, kursinya dilengkapi Audio, Video On Demand (Avod) yang tersemat di punggung jok. Avod itu jelas berfungsi menggurihkan rasa perjalanan, terutama guna menjauhkan rasa jenuh dan penat selama menikmati goyangan kereta di jalan baja dengan mengakses film atau musik.

Dengan menu seperti itu, wajar saja jika kemudian penggunanya merasa nyaman-nyaman saja. Sekali pun lama perjalanan mencapai belasan jam.

“Pernah ada nyewa pas puasa, rutenya Jakarta-Malang. Harusnya 16 jam jadi 20 jam. Telat. Bawa keluarga besar, gak ada tuh bosannya, anak-anaknya juga nggak rewel.

Bahkan malah petugasnya yang kewalahan,” kata Jubir PT KA Wisata, Eva Syarifah Safia kemarin.

Menurut dia, menjelang mudik, tren orang yang menyewa memang mengalami kenaikan. Mereka pun menginginkan perjalanan mendekati tanggal favorit mendekati Lebaran.

Saking tingginya, tak semua permintaan dipenuhi. Pasalnya, operasional kereta wisata mengacu pula pada perjalanan KA reguler.

Kereta-kereta itu digandengkan dengan rangkaian KA yang melayani rute yang satu jurusan dengan penyewa.

“Kita juga mempertimbangkan stam formasi (jumlah rangkaian yang disesuaikan dengan daya tarik lokomotif, red), jadi menyesuaikan, dan selama Lebaran, kami tak bisa menjalankan KLB (kereta luar biasa, red) karena frekuensi perjalanan padat,” jelasnya.

Rute favorit selama ini, termasuk musim mudik adalah perjalanan menuju Purwokerto dan Yogyakarta. Beberapa nama tenar rutin menggunakannya di antaranya artis Mayangsari, mantan Menkeu, Fuad Bawazier, dan mantan Presiden SBY. Selain itu, ada keunikan para penyewanya yang beragam latar belakang.

Pasalnya, perjalanan menggunakan kereta wisata itu kemudian menjadi sebuah kebiasaan turun-menurun. “Jadi dulunya, bapaknya yang memulai, kemudian diikuti anak-anaknya,” jelasnya.

Untuk harga, Evi menjelaskan bahwa itu ditentukan pada dua jarak layanan. Perjalanan jarak pendek, untuk musim puncak angkutan seperti Lebaran dipasang pada harga Rp 20 juta. Lebih jauh lagi, penyewa akan dikenakan tarif Rp 40 juta.

Berdasarkan amatan Evi, alasan orang yang menggunakan KA Wisata karena kapasitas terutama bagi yang mempunyai keluarga besar, terutama anak-anak. Suasana yang ditawarkan juga santai di samping kegembiraan selama perjalanan yang bikin penasaran.

“Bisa muat banyak, sampai 20 orang. Makan kita tanggung, menu tinggal pilih. Di perjalanan ada trip leader dan kabin kru. Dibandingkan naik pesawat, jadi bisa lebih irit. Selama perjalanan, sensasinya juga terasa. Aman, nyaman, dan fun,” katanya.(Red)

Share this Post :