Diblokir Bareskrim,Saldo Rekening Bos First Travel Rp 1,5Juta

Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, yang merupakan bos dan istri pemilik Biro Umrah First Travel

Foto: Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, yang merupakan bos dan istri pemilik Biro Umrah First Travel .)

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Bareskrim telah resmi menahan direktur utama di First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Pasalnya pasangan suami istri ini terbukti menipu dan menggelapkan 35 ribu calon jamaah umrah yang belum berangkat.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak menyebutkan, dari 35 ribu jamaah yang belum berangkat, kebanyakan membayar Rp 14,3 juta untuk paket promo dari First Travel.

"Kalau hitung kerugian rekan-rekan sekalian kalau Rp 14,3 juta dikali 35 ribu maka kerugian mencapai Rp 550 miliar," Ujarnya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat,(10/8).

Tapi kata Rudolf, setelah mereka mengecek saldo rekening terakhir bos First Travel yang menjadi tersangka itu sangat mengejutkan. "Yang kami blokir informasi penyidik sisa Rp 1,5 juta. Tapi nanti akan kami cek (rekening) yang lain," sambung dia.

Dia menambahkan, pengusutan ini bermula dari 13 orang agen yang merasa ditipu setelah mencarikan calon jamaah umrah. Para agen ini ditawarkan tiga paket, promo, regular dan VIP.

"Paket promo itu mereka promosikan dengan harga Rp 14,3 juta per jamaah, paket reguler Rp 25 juta dan paket VIP Rp 54 juta," katanya menambahkan.

Ketika itu, pelaku mampu merekrut hingga 1.000 agen namun yang aktif 500 agen. Agen itu kata dia yang mencari jamaah dan menemukan jamaah lalu bertransaksi dengan First Travel.

"Kemduian pada perjalannya ternyata cukup banyak jamaah yang daftar dan membayar namun sejak 2015 itu mulai tersendat dan jamaah tidak berangkat. Padahal sudah bayar. Itulah yang kemudian sejak kemarin dilaporkan di Bareskrim," Pungkasnya.(Red)

Share this Post :