Kantor Pemkot Malang Digeledah KPK,Handphone Pejabat Dan Dokumen Penting Turut Disita

kpkolshot_79KORANBOGOR.com,MALANG-Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur Rabu (9/8) - Kamis (10/8).

Dari penggeledahan yang dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengesahan APBD-P 2015 tersebut, tim penyidik menyita sejumlah dokumen penting.

''Disita sejumlah dokumen terkait APBD dan proyek yang sedang dalami dalam penyidikan ini dan barang bukti elektronik berupa HP sejumlah pejabat yang terkait dengan kebutuhan pembuktian,'' terang juru bicara KPK Febri Diansyah, ketika dikonfirmasi Kamis(10/8).

Namun, kendati menyebut telah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti penting lain, mantan aktivis anti korupsi tersebut belum bisa menjelaskan lebih detail.

''Kegiatan di lapangan masih dilakukan, sehingga informasi yang lebih spesifik terkait dengan nama para tersangka dan kasusnya belum dapat kami ungkapkan,'' tukasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan aksi di Jawa Timur. Setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Mojokerto, dan Madura, kini giliran Kota Malang yang didatangi tim lembaga antirasuah. Belum diketahui apakah ada OTT atau tidak, yang jelas saat ini tim sedang melakukan penggeledahan.

Informasi yang didapat KPK sudah melakukan penggeledahan di dinas Pekerjaan Umum Kota Malang. Pintu masuk ditempeli kertas putih dengan tulisan disegel. Di sisi kiri atas kertas itu, terdapat tulisan KPK.

’’Yang di Dinas PU, sudah selesai geledahnya. Sekarang di kantor Wali Kota,’’ ujar sumber JawaPos.com di Pemkot Malang.

Di dalam kantor wali kota, saat ini ada enam petugas KPK yang melakukan penggeledahan. Ruangan yang menjadi sasaran KPK adalah kantor Wali Kota Malang M. Anton dan Sekda Malang Wasto.

’’Mereka masih di dalam. Sedang melakukan geledah. Tapi tidak tahu apa perkaranya,’’ imbuh sumber itu.

Untuk informasi, Sekda Wasto baru saja menduduki jabatan itu. Pelantikannya dilakukan pada Jumat (4/8) lalu. Sebelumnya Wasto adalah Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang. Namun, belum diketahui apa korelasi penggeledahan ruang wali kota, sekda, dan PU secara bersamaan itu.

Belakangan diketahui, jika penggeledahan yang dilakukan oleh KPK tersebut bagian dari tindak lanjut penetapan tersangka yang sudah dilakukan terhadap Ketua DPRD Malang, Kepala Dinas, dan seorang pihak swasta.(Red/PR)

Share this Post :