“The Hotel Week Indonesia” Hubungkan Pelaku Industri Perhotelan dan Pariwisata

weq90nshot_79KORANBOGOR.com,JAKARTA-Indonesia terkenal memiliki banyak destinasi pariwisata yang sangat indah, mulai dari hamparan pantai hingga panorama alam pegunungannya, namun sayangnya aset kekayaan pariwisata tersebut tidak serta-merta menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.

Menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), kontribusi sektor pariwisata terhadap total realisasi investasi di Indonesia pada tahun lalu masih tergolong rendah, yakni baru berkontribusi sebesar 2,2% atau setara Rp 51,2 triliun.

Untuk mendorong investasi di sektor ini, diperlukan lebih banyak pameran dan eksibisi perhotelan yang bisa menghubungkan pelaku industri dibidang perhotelan dan pariwisata (hospitaliti industri).

Menjawab hal tersebut, CNG Media & Events, perusahaan yang bergerak dibidang pameran dan konferensi berbasis business-to-business (B2B), didukung oleh berbagai asosiasi perhotelan di Indonesia, menghadirkan acara “The Hotel Week Indonesia”, yang merupakan sebuah pameran dan eksibisi dibidang hotel dan pariwisata yang hadir dengan konsep “One-stop Global Resourse Hotel & Hospitality “.

Pada perhelatan yang di selenggarakan pada tanggal 23 – 25 November 2017 dan bertempat di Jakarta Convention Center di Jakarta,  diharapkan pelaku (mulai dari pemilik hotel dan resorts, property developer , lokal hospitality menejemen, kontraktor hotel design – furniture interior- outdoor living,  teknologi hospitality industri, maupun para professional perhotelan) dari kawasan Asia-Pasifik, yang berkecimpung di bidang yang terkait dengan sektor ini, seperti hotel & resorts, restoran, cafe, jasa layanan catering, maskapai penerbangan, pengembang properti, bisa saling berinteraksi dan mempromosikan produknya masing-masing.

Selain mempertemukan penjual dan pembeli barang dan jasa di sektor ini, The Hotel Week Indonesia juga menghadirkan pejabat pemerintah terkait, pemimpin berbagai asosiasi perhotelan di Indonesia, dan nara-sumber dari kalangan profesional industri ini yang akan berbicara dalam berbagai diskusi panel dengan topik terhangat.

Pembicara sebagai berikut:
Alexander Nayoan, Chairman, Jakarta Hotel Association
Charles Le Coz, Bali Hotel Association
Iman Adriansyah, Director, Ayodya Resort Bali
Chandra Goetama, Presiden Direktur, Moizland Development

Beberapa tema diskusi panel yang diangkat diantaranya “Masa Depan Industri Perhotelan Indonesia”, “Hybrid Hotel Investment”, sampai dengan “Peranan Digitalisasi dan Internet di Industri Perhotelan”.

“Alangkah indahnya kalau Indonesia, sebagai negara bahari, sebagai negara tourism punya even atau pameran seperti ini yang dibuat oleh kita sendiri,” ungkap Alexander Nayoan, Ketua Umum dari Jakarta Hotel Association (JHA), yakni asosiasi perhotelan yang mempunyai anggota yang terdiri dari lebih dari 40 hotel berbintang tiga, empat sampai lima di Jakarta.

Alex, yang merupakan pakar yang telah bekerja selama 32 tahun di industri perhotelan, mengatakan produsen alat perhotelan, maupun industri terkait bisa memanfaatkan ajang seperti ini untuk mempromosikan produk mereka, sehingga bisa mengurangi overhead untuk biaya marketing.

“Orang asing bisa dengan mudah mengetahui produk-produk Indonesia,” ungkapnya.

The Hotel Week Indonesia akan menampilkan berbagai macam produk terkait industri perhotelan dan pariwisata mulai dari penyedia jasa hotel operator, hotel design, arsitek dan interior bangunan hotel, bathroom dan perlengkapan dapur penyedia jasa dan perlengkapan dan peralatan hotel, fasilitas keamanan, sistem manajemen, teknologi dan foodservice, perlengkapan kebersihan dan laundry, sampai dengan fasilitas outdoor seperti kolam renang, parkir, dan valet.

“Kami ingin menyediakan wadah yang mempertemukan pelaku di industry hospitality dan membuka peluang bisnis melalui networking dan eksibisi ini. Kami berharap bisa menjadi panitia penyelenggara dengan konsep one-stop global resource for hotel and hospitality,” ujar Henry, co-founder dari CNG Media & Event.

Menurut Henry, The Hotel Week Indonesia diselenggarakan di Indonesia yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Untuk itu, dia berkomitmen untuk mempersembahkan The Hotel Week Indonesia sebagai pertemuan peluang bisnis terbaik untuk bidang hotel dan industri hospitality.

“Kami juga memfasiitasi pertemuan antar pengusaha dalam forum international untuk membahas Investasi, trend, dan peluang  terkait di dunia hospitality,” tuturnya.

Lebih dari 150 peserta, 300 delagasi, 25,000 trade profesional industri hospitaliti diperkirakan akan meramaikan acara yang didukung oleh Kementrian Pariwisata (Kemenpar), Kementrian Perindustrian, Kementrian Perdagangan dan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Berbagai asosiasi terkait industri perhotelan turut pula meramaikan dan memberikan dukungan untuk The Hotel Week Indonesia. Diantaranya adalah Jakarta Hotel Association Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), the International Hotel & Restaurant Association (IHRA), Bali Hotels Associations, Inodnesia Hotel Engineers Associations (ASATHI), Indonesian Housekeepers Association, Hotel Information Technology Association (HITA) dan Hotel Front Liners Association.

(Red/PR)

Share this Post :