Hotel Di Yogyakarta Dominasi Penghargaan “Green Hotel Award 2017”

hyt1reenshot_79KORANBOGOR.com-Sepuluh hotel di Yogyakarta mendominasi 10 besar peraih penghargaan “Green Hotel Award 2017”. Empat gelar sukses diraih pada malam apresiasi “Wonderful Indonesia Tourism Award 2017” di Assembly Hall Bidakara, Rabu (27/9) malam.

Gelar pertama disambar Hyatt Regency Yogyakarta yang berada di urutan teratas Wonderful Indonesia Tourism Award 2017. Setelah itu, ada Jogjakarta Plaza Hotel di posisi dua, Melia Purosani Hotel Yogyakarta di posisi empat serta Grand Inna Malioboro di posisi delapan.

Ketua Dewan Juri Green Hotel Award Siti Adiningsih Adiwoso mengatakan, hotel-hotel di Yogyakarta memang menunjukkan peningkatan dalam penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam pengelolaan hotel.

“Salah satu yang membuat hotel-hotel di Yogyakarta ini kuat adalah karena ikatan mereka sangat kuat. Mereka saling sharing terhadap penerapan konsep green. Sehingga wajar jika banyak hotel-hotel di Yogyakarta yang meraih penghargaan,” ujar Siti Adiningsih.

Ketua Green Building Council Indonesia ini menerangkan, hal ini sekaligus menunjukkan bahwa penerapan konsep keberlanjutan atau ramah lingkungan sudah semakin disadari dan menjadi kebutuhan para pengelola hotel. Terutama hotel-hotel yang dioperasikan oleh manajemen lokal.

Dari awal penyelenggaraan Green Hotel Award di tahun 2007, pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan oleh hotel-hotel lokal semakin baik. Hanya saja ia mengakui masih banyak hotel lainnya yang belum tersosialisasi dengan baik.

“Melalui ajang apresiasi ini, juga untuk lebih mensosialisasikan penerapan konsep ramah lingkungan tersebut,” ujar Siti Adiningsih.

Kriteria penilaian Green Hotel Award pada tahun ini menekankan pada 14 kriteria dari yang sebelumnya 12 kriteria. Yaitu kebijakan dan organisasi green team, pengelolaan tapak yang ramah lingkungan, penggunaan bahan baku dan produk ramah lingkungan, serta penyerapan kandungan lokal.

Kemudian pengelolaan konservasi dan efisiensi energi, pengelolaan konservasi dan efisiensi air, pengelolaan kualitas udara dalam dan ruang, ruang bangunan, pengelolaan limbah padatan dan air, pengelolaan lahan sekitar bangunan, serta pengendalian polusi kebisingan/suara.

Juga pengelolaan penyimpanan bahan kimia dan bahan berbahaya, kerja sama dengan komunitas dan organisasi lokal, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung mengucapkan selamat kepada peraih penghargaan Green Hotel Award 2017. Ia mengatakan pengelolaan hotel yang ramah lingkungan akan banyak memberikan dampak positif. Dari sisi bisnis, penerapan konsep ramah lingkungan akan meningkatkan daya saing hotel itu sehingga akan meningkatkan nilai jual.

Selain itu, wisatawan juga memiliki lebih banyak pilihan. Sebab gaya hidup “hijau” belakangan sudah menjadi tren yang banyak diminati wisatawan. Indoensia sebagai gudangnya natural resources, konsep tersebut tentu akan memberikan efek positif bagi pariwisata Indonesia.

“Wisatawan dunia banyak yang concern terhadap pelestarian lingkungan, sehingga akan menempatkan green hotel yang ramah lingkungan sebagai pilihan dan kebutuhan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Melalui ajang ini Kementerian Pariwisata sangat berusaha mendorong pemilik hotel menerapkan prinsip berkelanjutan yang tentunya untuk pelestarian lingkungan, respect kepada alam serta kebudayaan dan mendorong penggunaan produk-produk lokal. (gus)

Daftar lengkap peraih penghargaan Green Hotel Award 2017.
1. Hyatt Regency Yogyakarta
2. Jogjakarta Plaza Hotel
3. The Dharmawangsa Jakarta
4. Melia Purosani Hotel Yogyakarta
5. Turi Beach Resort, Batam
6. Mercure Surabaya
7. Kila Senggigi Beach, Lombok
8. Grand Inna Malioboro
9. Alila Solo
10. Mercure Resort Sanur, Bali
Catatan: Lima hotel terbaik akan diundang untuk menerima ASEAN Green Hotel Award di Chiang Mai, Thailand, Januari 2018. (Red)

Share this Post :