Masa Puber? Bisa dibilang Masa Galau Tertingginya Seorang Wanita

KORANBOGOR.com-Kenapa sih? Wanita lagi .. Wanita lagi ..Wanita lagi…
Galau lagi .. Galau lagi .. Galau lagi…
Ingat lagi .. Ingat lagi .. Ingat lagi…

Yaa, perbincangan wanita remaja sudah sangat berbeda dengan wanita saat masih kanak-kanak. Terutama saat membicarakan tentang lawan jenis, bisa dibayangkan betapa hebohnya. Oke si lawan jenis ini kita sebut saja “sido”.
Ada beberapa tips penghilang galau yang bisa diikuti:

Harus ingat dia pernah nyakitin kamu
Kalo lagi keingetan, kamu harus inget buruknya dia, itu penting! Harus ingat kalau dia pernah nyakitin kamu. Pasti siiih sebagai wanita sudah menjadi hal yang wajar teringat yang baik-baiknya, manis-manisnya tentang “sido”.

Rasanya keselkan kalau ingat saat suasana manis kayak dulu, tapi kenyataannya sekarang justru sebaliknya. Suka gondok gak sih hati? PASTI! Naahhh kamu tenang saja, di sini kamu sebagai seorang wanita harus mulai pertegas hati kamu, harus buru-buru ingat keburukan dia, terutama keburukan yang dia lakuin ke kamu, dia yang nyakitin kamu, dia yang ngecewain kamu.

Yaaaa walaupun masih banyak sisi baiknya sih, tapi ya itu adalah satu – satunya cara agar pemikiran kamu tidak yang manis-manis saja tentang “sido”, intinya supaya kamu nggak sakit hati kalau lagi keingetan dia.

Sebisa mungkin lawan hati kamu untuk memberi feedback kepada “sido”
Bukan hal yang aneh, kalau sewaktu – waktu “sido” tiba – tiba datang ngechatt kamu. Ada saja hal yang perlu atau hanya sekadar basa – basi dia mendadak datang (lagi) ke hidup kamu.

Jangan bohong kalau hati kamu pasti senang saat lihat notif, mengejutkan, hati berdebar – debar, dan penuh penasaran. Di sini peran kamu ialah yang ditunggu – tunggu balasannya / feedback dari “sido”.

Kamu harus balas dengan balasan seperlunya saja, karena pada dasarnya dengan sikap kamu yang dingin kepada “sido”, justru membuat “sido” berpikir dan ada kalanya “sido” akan mencoba menghubungi kamu kembali, kalaupun tidak, “sido” akan pergi jauh – jauh dari hidup kamu sehingga mempermudah kamu untuk menghilangkan ingatan tentang “sido”.

Dengan sikap kamu yang dingin pula, secara tidak langsung kamu berhasil melawan hati kecil kamu sendiri, yang aslinya kamu masih sangat ingin merespond “sido” seperti dahulu lagi, tapi kamu berhasil acuh, semata – mata agar kamu tidak merasakan kecewa lagi dengan “sido”.

Nangis kejer
Hati wanita amat sangat suci, bila tergores sedikit pasti sakit rasanya. Ada kalanya wanita benar – benar tidak kuat menahan segala yang ia rasakan. Ada 2 jenis nangis kejer yang ampuh melegakan hati wanita, yaitu:

Setelah shalat dengan tangan mengadah dan berbincang
Wanita muslim dapat melakukan hal ini selepas melakukan ibadah shalat, kamu bisa memulai perbincangan kamu dengan Yang Maha Kuasa. Lampiaskan dan curahkan isi hati kamu sepuas – puasnya dan mulailah menangis kejer. Anggaplah yang di atas sedang berada di depanmu, mendengar doa dan keluhanmu, dan yakinlah Allah Maha Penolong.

Di kamar sambil peluk guling
Masuklah ke kamar, heningkan suasana, dan kunci pintu kamar. Hal ini sangat menenangkan bila posisi kamu di rumah sendiri, atau kamar kedap suara. Kamu bisa menangis sekeras mungkin melepaskan rasa kesal yang tidak dapat ditampung lagi.

Wanita… Setelah air matamu menetes deras sambil mencurahkan isi hati, hatimu akan jauh lebih lega dan tenang dari sebelumnya.

Cari kesibukan
Hal ini akan lebih terlihat rileks dan menyenangkan bila kamu mengikuti hobimu sendiri. Misalkan kamu memiliki hobi yaitu karate, tonjok – tonjoklah samsak agar rasa gundah gulana kamu terlampiaskan kepada hak tersebut.

Misalkan pula hobimu main game, lakukanlah saat itu juga, karena semua rasa kesal yang kamu miliki secara tidak langsung dapat terlepas sejenak dari benakmu bila kamu lampiaskan dengan melakukan hobimu sendiri. Misalkan pula kamu hobi menulis, buatlah tulisan, carilah ide sehingga kamu akan melakukan hal – hal yang jauh lebih bermanfaat dan waktumu lebih berguna dengan baik daripada memikirkan “sido” yang tidak ada habisnya dan ujungnya.
Bila kamu bingung ingin mencari kesibukan apa, dekati orangtuamu, carilah pekerjaan yang sedang orangtua kamu kerjakan. Dengan membantu orangtua, selain dapat pahala, meringankan beban orangtua, juga membuatmu tidak memikirkan “sido” lagi.

Putar musik sekeras mungkin
Tidak semua orang percaya diri melantunkan suaranya untuk bernyayi. Namun, ketahuilah semua orang menyukai musik dari berbagai genre. Kamu bisa menyalakan musik sekeras mungkin sehingga membuat hatimu jauh lebih rileks dan tidak memikirkan tentang “sido”. Bila kamu sedang bepergian, bisa menggunakan headset dengan volume yang cukup besar. Justru akan lebih mengena bila kamu mendengarkannya dengan menggunakan headset, karena yang tahu lagu itu hanyalah kamu sendiri, jadi kamu bebas berekspresi menikmati irama lagu yang kamu dengarkan agar tidak mengganggu orang sekitarmu.

Tinggalkan handphone
Rasanya pasti berbeda, biasanya handphone kamu berisik ada chatt dari dia, tapi sekarang(?) Hhaa
Handphone adalah sarana termudah kamu untuk stalk.in atau mencari tahu kabar “sido”.

Mungkin karena sepi, akan refleks jari – jari tanganmu mencari tahu informasi tentang “sido”, dari mulai lihat display picture, status, sampai baca – baca chatt kamu yang dulu bersama “sido”.

Pasti bikin kamu senyum – senyum sendirikaann, tapi setelah itu akan sakit rasanya karena kamu masih merindukan “sido” dan merasa tidak percaya dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Oke wanita, mulailah dari sekarang, bila sedang teringat “sido”, kamu lakukan sesuatu yang lebih bermanfaat dan tinggalkan handphone -mu.

Berhenti menceritakan moment indah bersama “sido” kepada orang sekitar
Kalau tiba – tiba ada sesuatu yang membuat kamu teringat tentang sido, cukup senyumin saja, jangan diceritain ke orang sekitar. Tahan saja, kalo perlu lawan hati kita seakan acuh tak acuh terhadap hal tersebut.

Walaupun sebenarnya hal itu benar – benar indah. Bila kamu menceritakan hal itu kepada orang sekitar, secara tidak langsung kamu akan terus menerus mengingat moment indah itu.

Memng berat rasanya. Namunn, jangan ceritakan, agar seolah – olah tidak ada apa – apa dengan sesuatu itu, cukup hatimu saja yang tahu, walau sakit rasanya. Let’s go move on ladies 🙂 .

(Red/Nyimas Ayu Triana Yustri)

Kampus: Politeknik Negeri Jakarta

 

Share this Post :