Penalti Vina Bawa UB ke Final

KORANBOGOR.com,MALANG-Laga kedua semifinal LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference 2017 menyajikan pertandingan antara tim putri Universitas Brawijaya (UB) melawan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Kedua tim ini bertemu kembali usai laga terakhirnya dengan hasil 1-0 untuk UB pada Selasa (10/10).

Di semifinal pada Kamis (12/10) ini, pelatih UB, Rizal Achmad, mempercayakan Sufika (2), Yessy (13), Arum (8), Riza (4) serta Vina (9) sebagai lini utamanya. Di kubu ITS, Agil (4), Sa’pang (13), Fransisca (10), Novi (1) dan Sabrina (7) menjadi lini utama yang dipercaya pelatih Ruliyanto.

Di pertandingan ini, kedua tim bermain imbang. Babak pertama berakhir tanpa adanya gol yang tercipta dari masing-masing tim. Skor masih 0-0 pada babak pertama.

Imbangnya permainan masih terlihat di babak kedua. Meski masing-masing tim menggencarkan serangannya, namun tak membuahkan hasil.

Babak kedua pun berakhir dengan kekosongan gol untuk kedua kubu, yang memaksa wasit untuk memberikan babak tambahan.

Di babak tambahan pertama, kedua tim belum mampu memanfaatkan tiga menitnya untuk mengatasi kebuntuan. Hingga babak tambahan pertama berakhir, kedudukan masih sama.

Di babak tambahan kedua, kedua semifinalis ini masih belum mampu menyarangkan golnya ke gawang lawan. Adu tendangan penalti pun harus dilakukan kedua tim.

Yessy (1) mengeksekusi tendangan penalti pertama untuk UB, namun tidak membuahkan gol.

Di kubu ITS, Fransisca (10) juga gagal menghasilkan gol lewat eksekusinya.

Tendangan penalti kedua oleh pemain UB, Riza (4), belum mampu menghasilkan gol. Sa’pang (13) mengeksekusi tendangan penalti kedua untuk ITS, namun belum berhasil. Vina (9) akhirnya berhasil memanfaatkan tendangan penalti ketiga untuk UB.

Novi (1) mencoba peruntungan ITS lewat tendangan penaltinya, namun terlalu melebar. ITS pun harus mengalami kekalahan dalam adu penalti. Skor 1-0 di akhir pertandingan untuk UB.

“ITS memang bermain bagus, namun kami tidak mau memberi celah untuk mereka. Di laga final nanti melawan Unesa, saya akan tetap menjaga kekompakan dan mentalitas para pemain.

Saya tidak bisa prediksi peluang di final nanti, karena UB juga masih banyak kekurangan dalam bermain,” ujar pelatih UB, Rizal Achmad Fatoni usai laga semifinalnya di Sports Center UIN Maliki Malang.(Red/LIMA)

 

Share this Post :