62.560 Vaksin Covid-19 Tiba Di Jawa Tengah

Bogor Now Hukum Nusantara Wisata

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Sebanyak 62.560 vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang dikirim dari Biofarma, Jawa Barat, tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (4/1/2021) dini hari pukul 03.00 WIB.

Puluhan ribu vaksin tersebut diangkut dengan truk boks berpendingin milik Kementerian Kesehatan dengan mendapat pengawalan anggota Brimob Polri bersenjata lengkap yang mengendarai dua unit mobil lapis baja Barracuda.

Beberapa saat setelah tiba di Gudang Farmasi Dinkes Jateng, vaksin yang dikemas dalam 32 karton itu langsung dipindahkan ke ruang pendingin dengan suhu tertentu.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 secara bertahap ke 34 provinsi pada Minggu (3/1/2021).

Untuk Senin (1/4/2021), Biofarma selaku distributor mengirimkan vaksin ke Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua.

Jawa Timur dan Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pengiriman dosis terbanyak dengan masing-masing 77.760 dan 62.560, disusul selanjutnya dengan Lampung dengan 40.520, serta Sumatera Barat dengan 36.920.

Untuk Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, vaksin Covid-19 ini diharapkan tiba pada hari ini, sedangkan untuk daerah lain ditargetkan tiba pada Selasa (5/1/2021), kecuali Provinsi Sulawesi Barat yang dijadwalkan tiba paling lambat Kamis (7/1/2021).

Tiba di Bandarlampung

Dari Bandarlampung dilaporkan, vaksin Covid-19 yang didistribusikan oleh PT Biofarma ke sebanyak 34 provinsi di Indonesia sudah tiba di Lampung dan disimpan di Gudang Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan (Alkes) Dinas Kesehatan setempat di Jalam Dr Susilo Kota Bandarlampung.

“Jadi kita telah menerima vaksin Covid-19 dari PT Biofarma Bandung,” kata Kepala UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan, Dinas Kesehatan Lampung, Aries Afiantono, di Bandarlampung, Senin (4/1/2021).

SIN

Vaksin Covid-19 dari PT Biofarma yang sampai di Lampung sedang dipindahkan ke ruang penyimpanan yang dijaga ketat oleh kepolisian, Senin (4/1/2021) dini hari. (Antara/Dian Hadiyatna)

Namun, lanjut dia, untuk sementara waktu berapa jumlah vaksin yang diterima oleh Provinsi Lampung belum bisa dipastikan sebab masih dalam proses pemindaian (scan).”Kita belum tau pasti berapa jumlah vaksin yang diterima karena masih proses scan. Jadi pengiriman ini memakai teknologi sehingga scan data dari vaksin Covid-19 dapat terbaca ketika berada di titik yang tepat,” katanya.

Terkait akan didistribusikan kemana dan kepada siapa, ia mengatakan bahwa pihaknya hanya bertugas menerima vaksin tersebut hingga masuk ke dalam penyimpanan yang sudah disediakan oleh Pemprov Lampung.

“Kita hanya bertugas menerima vaksin ini saja jadi belum bisa memberi informasi lebih lanjut tentang kapan disalurkan dan dilakukan vaksinasi. Mungkin nanti ada informasi lebih lanjut nanti akan disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lampung,” katanya.

Namun, lanjut dia, berdasarkan informasi yang didapatkannya jumlah vaksin yang akan diterima Provinsi Lampung pada pengiriman pertama ini sebanyak 40.520.

“Jumlah vaksinnya yang ada didata, Lampung akan terima 40.520 tapi saya belum bisa sebutkan apakah barang yang sudah masuk ke ruang penyimpanan tersebut sesuai dengan data atau tidak karena kan tadi sedang dilakukan pemindaian sehingga belum bisa diketahui berapa banyak vaksin tersebut,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, vaksin Covid-19 sampai di UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Lampung sekitar pukul 01.20 WIB, Senin (4/1/2020) dini hari menggunakan mobil yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihan menjelaskan bahwa pihaknya akan mendapatkan vaksin Covid-19 di periode pertama ini 40 ribu lebih dosis lebih yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.(*)