Olimpiade Tokyo2020 : Reli Terpanjang ,Jadi Catatan Sejarah Media Asing Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu Menang vs Lee So-hee/Shin Seung-chan

Hukum Internasional Olahraga

KORANBOGOR.com,TOKYO-Media di Inggris menyoroti reli panjang yang tercipta antara Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Lee So-hee/Shin Seung-chan di semifinal ganda putri bulutangkis Olimpiade Tokyo, Sabtu (31/07/21). Greysia/Apriyani berhasil memastikan tiket ke final bulutangkis Olimpiade Tokyo usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Lee/Shin dengan hanya dua gim saja, dengan skor 21-19 dan 21-17.

Meski mampu memenangi laga dalam dua set, Greysia/Apriyani terlihat bermain mati-matian demi mengantongi poin demi poin. Hal ini tak lepas dari perlawanan sengit yang juga diberikan pasangan Korea. Pertandingan itu berjalan selama 71 menit, dengan kejar mengejar angka terjadi di sepanjang pertandingan.

Tak jarang, kedua pasangan beradu reli-reli panjang dengan menghabiskan 29 kok. Sebuah reli panjang, yang dianggap menjadi yang terpanjang mencapai 90 pukulan terjadi pada gim kedua ketika Greysia/Apriyani unggul 19-16 dari Lee/Shin. Reli ini bahkan menarik perhatian media di Inggris, BBC.

Media tersebut mengunggah cuplikasi video yang menampilkan pertandingan intens dengan reli terpanjang antara pasangan Indonesia vs Korea tersebut. Baca Juga Ke Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Jadi Sorotan Media Asing “Tokyo Olympics: 90-shot badminton rally in women’s doubles semi-final,” tulis media tersebut dalam bahasa Inggris. Media tersebut juga menandai reli terpanjang tersebut dengan kata ‘bewildering’, yang artinya ‘membingungkan’ saking intensnya kedua pasangan beradu pukulan.

Reli 90 pukulan berdurasi hampir tiga menit itu memang menjadi yang terpanjang di sepanjang Olimpiade Tokyo kali ini. Sementara rata-rata reli keseluruhan pertandingan mencapai 13 pukulan.

Reli terpanjang ini juga membuka jalan Greysia/Apriyani memenangi gim kedua. Pasalnya, reli tersebut akhirnya dimenangkan oleh Greysia/Apriyani dan menjadi matchpoint 21-16.

Greysia/Apriyani pun semakin fokus mengejar kemenangan. Sempat turun minum, Apriyani melakukan servis, namun kegagalan pemain Korea menyebrangkan kok menjadi poin penentu kemenangan Greysia/Apriyani. Ganda putri yang dipasangkan tahun 2017 ini akhirnya mencetak sejarah baru untuk Indonesia.

Mereka menjadi pasangan yang akan meraih medali pertama untuk Indonesia di sektor ganda putri dalam 8 edisi Olimpiade berbeda. Di partai final Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menghadapi wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan.