Ancaman Pandemi di Sektor Pendidikan

Bogor Now Kampus Kita

Oleh: Thomas Leo Orbiyanto,Nim.   : 2019015039.,Status: Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Taman siswa Yogyakarta

YOGYAKARTA-Berbagai macam upaya yang telah di lakukan namun masih saja banyak dampak yang di sebabkan oleh pandemi covid-19 ini khusus nya dalam sektor pendidikan, pandemi covid- 19 ini sangatlah berdampak pada sektor pendidikan salah satu nya di kabupaten OKU Timur, sumatra selatan.

Pemerintah kabupaten OKU Timur telah menegaskan bahwa pelaksanaan
kebudayaan belajar mengajar tahun ajaran baru tetap dilaksanakaan namun dengan sistem

Daring (dirumah). Kebijakan yang di keluarkan ini adalah upaya menindak lanjuti surat edaran Gubernur Sumatra Selatan mengenai penyelenggaraan pembelajaran pada tahun2020/2021 dimasa Covid-19.

Kemudian setelah kebijakan itu di tetapkan maka seluruh jenjang pendidikan yang ada di kabupaten OKU Timur dilaksanakan secara daring (online) melalui rumah masing-masing.

Pembelajaran daring ini tentunya sangat berdapak bagi kalangan dosen dan guru juga siswa/siswi dan mahasiswa/mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di wilayah tersebut, dimana ketrampinal dalam penggunaat teknologi dan alat komunikasi sangat di butuhkan dalam pembelajaran daring ini.

Ketidak mampuan dalam penggunaan teknologidan alat komunikasi ini tentunya sangat menyulitkan dosen dan guru juga mahasiswa/mahasiswi dan siswa/siswi dalam kegiatan belajar mengajar tersebut, khususnya bagi siswa yang masih duduk di bangsu SD/MI dimana kemampuan dalam menggunakan teknologi dan alat komunikasi masih tergolong rendah.

Kurangnya kemampuan dalam penggunaan teknologi dan alat komunikasi pada anak SD mengharuskan orangtua siswa/siswi untuk selalu membimbing anaknya dalam kegiatan belajar mengajar ketika sedang berlangsung.

Kegiatan belajar dengan sistem daring ini tentunya memberikan tekanan bagi peserta didik, berbagai dampak negatif muncul menimpapara peserta didik di antara peserta didik akan meraskan proses belajar mengajar akan terasa lebih berat, bagi para peserta didik tentunya merasakan perbedaan dari semula yang belajar offline di sekolah menjadi belajar online dirumah, hal ini disebabkan karena peserta didik merasakan kesulitan dalam menerima materi yang di berika, karena kesulitan dalam memahami materi tersebut para peserta didik akan semakin kesulitan dalam mengerjakantugas yang telah di berikan.

Kemudian dampak selanjutnya adalah kesenjangan sumber daya,
tidak semua murid/peserta didik memiliki fasilitas yang memadai baik itu gadget dan koneksi internet di daerah mereka, di kabupaten OKU Timur jaringan internet masih belum stabil sehingga hal ini dapat menyulitkan kegiatan belajr mengajar dalam sektor pendidikan.

Pembelajran daring ini sebernarnya merupakan sulusi yang tepat di masa pandemi covid-19 ini tetapi jika pembelajaran daring ini terus berlanjut dan di perpanjang maka hal ini akan sangat berpengaruh pada potensi para peserta didik didalam sektor pendidikan khususnya di kabupaten OKU Timur, sumatra selatan.