Menyiapkan Anak ikut Tes Masuk SD

Bogor Now Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Apa kabar perents kali ini? Mudah-mudahan perents dan anaknya dalam kondisi baik ya. Kali ini saya akan membahas tentang tes anak untuk masuk sekolah dasar.

Saya yakin disini ada perents yang merasa cemas ketika anak harus menghadapi tes masuk sekolah dasar, kira-kira kenapa ya harus ada tes masuk, dan kira kira kualifikasi apa aja sih yang dilihat ketika anak masuk sekolah dasar?

Kenapa anak harus dites. Apakah hanya anak-anak yang IQ nya bagus atau cerdas saja yang diterima sekolah? Bukankah sekolah tugasnya mengembangkan potensi anak? Sebelum masuk ke semua itu,Saya akan membahas dulu tentang mengapa harus ada tes.

Anak itu dites ketika akan masuk sekolah sebenarnya untuk melihat, potensi anak sudah sejauh mana? Apakah anak siap mengikuti pembelajaran formal di kelas?

Sebelum itu mari kita bahas perbedaan tes sekolah negeri dan sekolah swasta, seperti yang kita ketahui, di Indonesia ada 2 sekolah. Yang pertama sekolah negeri dan yang kedua adalah sekolah swasta. Perbedaan tes pada sekolah negeri dan swasta, biasanya ada pada umurnya.

Kalau sekolah negeri, yang dites hanya anak-anak di bawah 7 tahun saja mengapa? Karena biasanya anak usia 7 tahun itu biasanya sudah matang dalam pola pikir, emosi, fisik dan sosial emosional.

Kalau anak yang belum 7 tahun, sekolah harus memastikan dulu, apakah anak ini sudah siap untuk mengikuti proses pembelajaran di kelas kalau yang dites di sekolah swasta biasanya semua umur dites.

Tujuan sama, untuk melihat kematangan anak udah sampai mana nih? Jadi yang lolos atau yang diterima oleh sekolah itu, berdasarkan, kematangan perkembangan anaknya bukan berdasarkan kecerdasan atau IQ nya saja lalu ketika anak tes, secara spesifiknya itu apa aja sih yang dilihat? Ada beberapa point hal yang diperhatikan dalam tes masuk sekolah:

  1. Kematangan indra-indra di Tubuh Anak

Misalnya seperti ini. Ketika melihat suatu hal  apakah anak sudah bisa membedakan bentuk satu dengan bentuk lainnya atau dalam indra pendengaran, ketika dikatakan suatu hal. Instruksi apakah anak sudah bisa menangkap instruksi dengan benar.

  1. Kemampuan Konsentrasi

Karena sekolah dasar akan lebih banyak kegiatan di belakang meja atau duduk diam. Diharapkan anak yang masuk sekolah dasar sudah bisa berkonsentrasi secara penuh, jadi anak tidak mudah ter-distract dan dapat mengikuti pembelajaran di kelas.

  1. Kemampuan Menggerakan Tubuh

Apakah anak sudah bisa bergerak dengan seimbang, ketika berjalan sudah tidak menabrak, sudah bisa duduk tenang nah ini juga berkaitan dengan kemampuan konsentrasi anak. Kalau anak belum bisa menggerakan tubuhnya dengan nyaman maka ketika dia harus berkonsentrasi maka akan banyak distraksi pada tubuh dia sehingga dia tidak bisa sepenuhnya, mengarahkan konsentrasinya pada proses pembelajaran.

  1. Kemampuan Motorik Halus

Proses pembelajaran anak di sekolah dasar akan lebih banyak menuntut anak untuk menulis sendiri. Atau belajar menulis. Kalau anak belum siap secara motorik halus maka dia akan mengalami kesulitan untuk mengikuti tuntunan di sekolah dasar nanti. Oleh karena itu, sekolah harus memastikan anak sudah siap dalam motoric halusnya.

  1. Kemampuan Bahasa 

Kemampuan Bahasa anak juga penting. Agar anak dapat memahami apa yang dikatakan oleh guru dan juga anak dapat menyampaikan apa yang dia pikirkan sehingga, komunikasi yang terjadi adalah komunikasi 2 arah. 

  1. Kemampuan Sosial & Emosional

Apakah anak sudah bisa mengelola emosinya ketika berada di dalam situasi yang tidak menyenangkan atau tidak nyaman lalu secara sosial juga apakah anak sudah bisa tenang saat berada di lingkungan yang asing baginya karena ketika masuk SD anak akan menghadapi guru baru, teman baru, lingkungan baru apakah anak memiliki ketertarikan untuk mengeksplorasi  lingkungannya. Sehingga anak mendapatkan pembelajaran yang baru.

Itulah poin-poin dilihat ketika anak menjalankan tes sekolah dasar jadi tidak hanya IQ saja yang dilihat tapi benar-benar perkembangan anak secara utuh.

Mudah-mudahan dengan mengetahui poin-poin tersebut perents bisa menstimulasi anak untuk siap mengikuti proses tes di sekolah dasar nanti ya tentunya setiap perents memiliki tantangan berbeda-beda dalam menstimulasikan anaknya untuk siap masuk sekolah dasar.

(Red/Anita Wulandari Mahasiswi dari Universitas Sarjnawiyata Tamansiswa Yogyakarta )