Meski Pandemi,Oralarang Chemindo terus Berkembang

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Di masa pandemi akibat covid-19 ini, Indonesia mengalami krisis ekonomi. Banyak para pedagang ataupun pekerja kantoran yang harus bekerja di rumah.

Sehingga banyak yang mengalami kesusahan di dalam dunia usaha yang akhirnya mengakibatkan krisis ekonomi.Namun,beda halnya dengan perseroan Oralarang Chemindo,Oralarang Chemindo berdiri ditengah-tengah masa krisis .

Bisnis ini didirikan oleh bapak Rudi Krisdiyantoro. Bapak Rudi memulai bisnis ini pada tahun 2012.Awal mula bapak Rudi memulai bisnis ini karena sering ditolak ketika melamar pekerjaan akhirnya beliau hanya iseng-iseng untuk membuat bisnis ini.

Perseroan Oralarang ini berlamat di Jl. Imogiri Barat km 9 Gemblangan Timbulharjo Sewon Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.Bisnis ini memproduksi bahan kimia yang dapat menghasilkan produk berupa parfum laundy,cuci mobil dan motor,handsanitizer dan juga home care.

Pada masa pandemi ini usaha yang dilakukan beliau mengalami lonjakan yang sangat pesat.Kelonjakan ini disebabkan karena pesanan yang sangat pesat dari pelanggan akibat banyaknya permintaan pelanggan yang mencari bahan untuk pembuatan handsanitizer,sabun cuci tangan ataupun bahan yang lainnya .

Dapat diperkirakan lonjakan penghasilan dari usaha ini sebesar 500% pada awal pendemi.Namun juga pernah mengalami penurunan akibat kebijakan lockdown dari pemerintah yang akhirnya mengakibatkan kesusahan dalam pengiriman barang.

Tetapi beberapa saat kemudian dapat melonjak lagi akibat permintaan pelanggan. Hebatnya pengiriman barang tersebut dikirim ke seluruh Indonesia.

Disaat pandemi ini banyak yang menggunakan barang dari Oralarang Chamindo mulai dari rumah sakit, kantor, swalayan, ataupun toko-toko banyak yang mencari handsanitizer ataupun handsoap.

Pelanggan dari perseroan Oralarang Chemindo sebagian besar dari Jawa, Sumatra,dan Kalimantan.Kualitas produk yang dihasilkan dari Oralarang Chemindo sangat baik dan memuaskan pelanggan.

Jadi,disaat pandemi ini banyak yang membutuhkan produk dari Oralarang Chemindo yang mengakibatkan kelonjokan penghasilan.

(Penulis : Desti Rahmawati )