KORANBOGOR.com,SULTENG-Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Pol Dodi Darjanto menyampaikan permohonan maaf atas sikapnya yang menghina wartawan saat hendak melakukan wawancara dengan hanphone pabrikan Tiongkok. Dodi mengakui pernyataannya telah menyinggung para wartawan.
Permintaan maaf disampaikan Dodi di hadapan sejumlah jurnalis Sulteng dan perwakilan empat organisasi pers, yaitu IJTI Sulteng, AJI Palu, PFI Palu, dan AMSI Sulteng. Pertemuan digelar di Polda Sulteng pada Kamis (18/7).
“Saya mohon maaf atas perkataan saya yang menyinggung jurnalis SCTV Palu. Saya tidak bermaksud untuk melecehkan profesinya sebagai jurnalis,” kata Dodi.
Dodi mengklaim tidak ada niat merendahkan jurnalis. Dia berdalih ucapan saat itu hanya sebatas bercanda.
“Intinya saya itu sekedar bercanda saja tapi kejadiannya jadi seperti ini. Tidak ada maksud apa-apa,” imbuhnya.
Kejadian ini bermula dari seorang wartawan media nasional bernama Syamsuddin Tobone hendak melakukan wawancara dengan Dodi di Titik 0 Palu. Kegiatan ini sendiri sudah dijadwalkan sebelumnya melalui ajudan Dodi.
Namun, saat bertemu dengan Syamsuddin, Dodi menolak diwawancara karena reporter tersebut memakai handphone pabrikan Tiongkok. Dodi bahkan sempat menyinggung agar Syamsuddin meminta kepada atasannya membelikan ponsel yang lebih canggih.