Panglima TNI Hadiri Pidato Ketua DPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI Pada Sidang Paripurna DPR RI Tahun 2024

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Pidato Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2023-2024 oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo tentang penyampaian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna DPR RI, bertempat di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

Ketua DPR RI dalam pidatonya menyoroti prioritas dan tantangan yang akan dihadapi selama masa sidang ini. Pidato pembukaan ini merupakan penegasan komitmen DPR RI untuk menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran dengan penuh tanggung jawab, guna memastikan bahwa berbagai kebijakan yang dihasilkan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden RI dalam pidatonya mengungkapkan bahwa peran APBN harus dimanfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap, yaitu dengan memanfaatkan bonus demografi, melanjutkan transformasi ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Turut hadir pada sidang tersebut diantaranya adalah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono serta para undangan lainnya.

Foto: Humas Setjen DPR RI

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait