Jika Terpilih Jadi Walikota Bogor ,Atang Trisnanto dan Annida Alivia Akan Bangun 6 SMP Negeri Juga Fokus Kesejahteraan Guru Dan Pesantren

Harus Baca

KORANBOGOR.co,BOGOR-Atang Trisnanto dan Annida Alivia akan fokus untuk masalah pendidikan yang ada di Kota Bogor kerap kali menjadi sorotan warga. pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor,Atang Trisnanto dan Annida Alivia.

Pasangan Cawalkot nomor urut 2 itu menilai jumlah sekolah yang ada di Kota Bogor ini sangat minim, dan tentu permasalahan tersebut menjadi salah satu faktor penentu peningkatan mutu pendidikan.

“Kita tahu bahwa jumlah Sekolah Dasar (SD)di Kota Bogor ini hanya ada 281, Sekolah Menengah Pertama (SMP)hanya 72 artinya berkurang, jumlah SMK dan SMA ini juga hanya 59,” ungkap Atang Trisnanto.

Sehingga melalui data yang dimilikinya itu, Atang Trisnanto mengungkapkan adanya ketidakmampuan SMA yang ada di Kota Bogot untuk menampung jumlah lulusan SMP.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, pasangan Cawalkot Atang Trisnanto dan Annida Allivia berjanji akan berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meminta tambahan jumlah SMA di Kota Bogor.

“Kalau lahannya tidak cukup kita bisa bikin dengan yang namanya sekolah terpadu,” jelasnya saat mengikuti debat kandidat Cawalkot Radar Bogor.

Tidak hanya menambah jumlah bangunan SMA, Atang Trisnanto dan Annida Allivia juga mengungkapkan pihaknya juga bakal membangun 6 SMP Negeri baru di Kota Bogor, saat dirinya terpilih memenangkan perhelatan Pilwalkot 2024 mendatang.

Sebagai Cawalkot Bogor, Atang Trisnanto dan Annida Allivia berkomitmen pihaknya bakal serius untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Hujan ini.

Sehingga bukan cuma menambah jumlah sekolah, Atang Trisnanto juga berjanji bakal meningkatkan kesejahteraan guru yang ada di Kota Bogor, termasuk mereka yang ngajar di Pondok Pesantren.

“Sebab guru adalah orang yang paling berjasa untuk anak-anak kita, dan berdirinya saya disini juga berkat bimbingan para guru semasa saya sekolah,” pungkasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait