
KORANBOGOR.com, LEUWILIANG– Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pasar Tohaga berencana membangun kembali Pasar Leuwiliang yang ludes dilalap si jago merah pada tahun lalu. Rencana ini mendapat sambutan positif dari warga dan pedagang setempat.
Saat ini, proses pembongkaran puing-puing bangunan bekas kebakaran telah dimulai dengan menggunakan dua alat berat. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan ulang pasar.
Arifin, warga Leuwiliang sekaligus pemilik kios yang terbakar dua tahun lalu, menyampaikan apresiasinya. “Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan BUMD Pasar Tohaga atas rencana pembangunan kembali Pasar Leuwiliang.
Pasar ini adalah pusat roda perekonomian, terutama bagi warga Bogor Barat. Setelah kebakaran, omset penjualan kami anjlok meskipun PD Pasar telah menyediakan kios sementara,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih atas upaya pembangunan kembali pasar.
Doby, pedagang ayam potong, turut berbagi keluhannya. “Penjualan kami sepi karena pengunjung tidak sampai ke belakang akibat akses jalan yang sempit. Tapi kami tetap berjualan, daripada tidak ada kegiatan. Kami hanya bisa bersabar,” ungkapnya kepada Koranbogor.com di lapaknya.
Kepala Unit Pasar Leuwiliang saat dikonfirmasi di lokasi, menjelaskan bahwa pengukuran dan pembongkaran puing sedang dilakukan sebagai tahap awal persiapan pembangunan.
“Kami berdoa agar rencana pembangunan pasar ini berjalan lancar dan sukses. Kami juga memohon dukungan dari para pedagang,” tuturnya.
Pembangunan kembali Pasar Leuwiliang diharapkan dapat mengembalikan denyut perekonomian masyarakat Bogor Barat.
(Sep Hurung)