Yantie Rachim : Pentingnya Kesehatan Mental dalam Dunia Pendidikan

Harus Baca

Foto: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yantie Rachim )

KORANBOGOR.com,BOGOR-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menekankan pentingnya kesehatan mental dalam dunia pendidikan, tidak hanya bagi murid, tetapi juga guru.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara amal bertajuk The Journey to Harmony yang diselenggarakan Yayasan Kasih Nowi Retno di Mal Botani Square, Sabtu (3/5/2025).

Yantie menyoroti bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan emosional semua pihak di lingkungan sekolah.

“Bertepatan dengan momentum Hardiknas, saya mengajak kita semua untuk serius memperhatikan kesehatan mental guru dan murid,” ujarnya di hadapan peserta acara.

Ia menambahkan, anak-anak yang tumbuh dengan kondisi mental sehat akan lebih percaya diri, berani bermimpi, dan mampu menghadapi tantangan.

Ia juga mengingatkan peran penting orang tua dalam menjaga stabilitas emosional anak, baik di sekolah maupun di luar lingkungan pendidikan.

Yantie menegaskan perlunya ekosistem pendidikan yang peduli pada kebahagiaan dan kekuatan mental peserta didik, selain kecerdasan akademik.

“Bangsa yang hebat lahir dari generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual,” katanya.

Acara ini turut menghadirkan testimoni dari guru yang pernah mengikuti layanan konsultasi kesehatan mental. Selain itu, sejumlah praktisi HRD berbagi pengalaman tentang pengelolaan emosi dan pembangunan relasi sehat di lingkungan kerja.

Ketua Yayasan Kasih Nowi Retno, C. Retno Widayanti, menyatakan bahwa acara ini merupakan wujud kepedulian terhadap isu kesehatan mental.

Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi dan menyatukan energi positif guna mencapai keseimbangan jiwa, raga, dan pikiran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait