Jum’at Berkah, Pangkalan Bakamla Batam Berikan Tali Asih Untuk Panti Asuhan  

Harus Baca

KORANBOGOR.com,BATAM-Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Pangkalan Bakamla Batam yang dipimpin oleh Kolonel Bakamla Agus Sriyanto, S.E., M.Tr. Hanla., kembali menunjukkan aksi nyata melalui kegiatan sosial bertajuk Jum’at Berkah, Jumat (9/5/2025).

Melalui kegiatan ini, Pangkalan Bakamla Batam memberikan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada Panti Asuhan Yaa-Bunayya yang berlokasi di Setokok, Kota Batam. Paket yang diserahkan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, susu, madu, jajanan ringan, dan mie instan.

“Bantuan ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian anak-anak yatim di panti asuhan. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama,” ujar Kolonel Agus Sriyanto dalam keterangannya.

Tak hanya itu, kegiatan berbagi juga dilanjutkan dengan pembagian 50 paket nasi box kepada para petugas kebersihan, pemulung, pengemudi ojek online, pekerja penggali kabel, dan petugas taman di sekitar Kota Batam.

Menurut Kolonel Agus, kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan, melainkan sudah berjalan secara rutin dalam beberapa minggu terakhir dan direncanakan menjadi agenda berkelanjutan. “Melalui program Jum’at Berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan, menumbuhkan semangat saling peduli di antara personel, dan mempererat hubungan baik antara Bakamla RI dengan masyarakat di sekitar wilayah tugas kami,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud rasa syukur dari keluarga besar Pangkalan Bakamla Batam atas segala kelancaran tugas serta bentuk penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Auntentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto: Humas Bakamla RI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait