KORANBOGOR.com,LONDON-Crystal Palace meraih gelar Piala FA setelah mengalahkan Manchester City dengan skor tipis 1-0 pada laga final di Stadion Wembley, Minggu dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi klub asal London tersebut.
Eberechi Eze menjadi pahlawan Palace dengan mencetak gol tunggal pada menit ke-16, memanfaatkan umpan terobosan yang membuat Wembley bergemuruh. Gol ini cukup untuk mengamankan trofi bagi tim asuhan Oliver Glasner, yang sebelumnya menyingkirkan Fulham dan Aston Villa di babak sebelumnya.
Manchester City, yang menurunkan duet Erling Haaland dan Kevin De Bruyne, gagal menembus rapatnya pertahanan Palace. Maxence Lacroix memimpin lini belakang dengan gemilang, membuat Haaland tak berkutik. Umpan-umpan khas De Bruyne juga tak mampu menciptakan peluang berarti bagi City, yang dikawal kiper Dean Henderson di bawah mistar Palace.
Kekalahan ini menggagalkan harapan pelatih City, Pep Guardiola, untuk memberikan kado perpisahan manis bagi Kevin De Bruyne. Gelandang asal Belgia itu akan meninggalkan The Citizens akhir musim ini setelah 10 tahun berkontribusi mengoleksi 19 trofi. “Piala FA bukan prioritas utama, tapi begitu kami di sini, kami ingin menang. Trofi itu penting,” ujar Guardiola pasca-laga.
Guardiola juga memuji permainan Crystal Palace, yang menunjukkan soliditas dan ketajaman di turnamen ini. Sementara itu, City kini berada di peringkat empat Liga Inggris dan masih berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Kekalahan ini menambah catatan kurang memuaskan musim mereka.
Bagi Crystal Palace, kemenangan ini adalah bukti kebangkitan mereka di bawah asuhan Glasner, sekaligus trofi yang akan dikenang para pendukung di Selhurst Park.