Gempa M 6,3 Guncang Bengkulu, Tidak Ada Laporan Kerusakan

Harus Baca

KORANBOGOR.com,BENGKULU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat (23/5/2025). Gempa terjadi di koordinat 4,17 derajat lintang selatan dan 102,17 derajat bujur timur, sekitar 43 kilometer barat daya Kota Bengkulu, dengan kedalaman 10 kilometer.

Menurut Sabar Ardiansyah, Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Kepahiang, belum ada laporan kerusakan bangunan atau infrastruktur akibat gempa ini.

“Belum ada laporan dari masyarakat terkait kerusakan akibat gempa tersebut,” ujar Sabar, dikutip dari Antara. Ia menambahkan bahwa gempa ini berpotensi memicu gempa susulan dengan intensitas lebih kecil, namun tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa dirasakan di berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu, termasuk Kabupaten Kaur, Bengkulu Utara, Kepahiang, Lebong, Seluma, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Bengkulu Tengah. Dampak getaran juga terasa hingga Empat Lawang dan Kota Lubuk Linggau di Provinsi Sumatera Selatan.

BMKG mencatat, sejak Januari hingga 16 Agustus 2024, wilayah Bengkulu telah diguncang 746 gempa dengan kekuatan bervariasi. Aktivitas gempa tersebar merata di wilayah seperti Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, dan Pulau Enggano, namun tidak menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Sabar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan dan menghindari berita yang belum terverifikasi. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses saluran resmi BMKG.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait