Jannik Sinner Akhiri Karier Richard Gasquet di Roland Garros 2025

Harus Baca

Petenis Italia Jannik Sinner (kiri) berdiri di samping petenis Prancis Richard Gasquet setelah pertandingan putaran kedua French Open 2025 di Stadion Roland-Garros, Paris, Kamis, 29 Mei 2025. Gasquet mengakhiri kariernya sebagai petenis. (AP/Thibault Camus)

KORANBOGOR.com,PARIS-Jannik Sinner, petenis nomor 1 dunia, berhasil menghentikan perjalanan Richard Gasquet di babak kedua Roland Garros 2025, sekaligus menutup karier gemilang petenis veteran Prancis tersebut. Sinner menang telak dengan skor 6-3, 6-0, 6-4 dalam waktu 1 jam 58 menit pada pertandingan yang digelar Kamis (29/5/2025).

Gasquet, yang berusia 38 tahun dan tampil untuk ke-22 kalinya di French Open, kesulitan menghadapi kekuatan dan akurasi pukulan Sinner. Dominasi petenis Italia berusia 23 tahun itu membuat Gasquet tak banyak berdaya di lapangan tanah liat Paris.

Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Sinner di grand slam menjadi 16 pertandingan, menjadikannya pria pertama kelahiran 1990-an atau setelahnya yang mencapai prestasi ini. Usai pertandingan, Sinner memberikan penghormatan kepada Gasquet. “Kami punya hubungan baik di luar lapangan. Kami dari generasi berbeda, tapi ini momenmu. Selamat untuk keluarga dan timmu. Tanpa dukungan mereka, karier luar biasa ini tak akan tercapai,” ujar Sinner, dikutip dari ATP.

Gasquet, yang dikenal dengan kemenangan bersejarah atas Roger Federer di Monte Carlo 2005, menutup karier 23 tahunnya dengan 16 gelar tur dan peringkat tertinggi dunia nomor 7. Ia juga memegang rekor kemenangan terbanyak petenis Prancis di era open dengan 610 kemenangan.

Sinner, juara bertahan US Open dan Australian Open, kini bersiap menghadapi petenis Ceko Jiri Lehecka di babak ketiga. Sinner unggul 2-0 dalam rekor pertemuan mereka. Lehecka sendiri lolos ke babak ketiga Roland Garros untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Alejandro Davidovich Fokina 6-3, 3-6, 6-1, 6-2.

Dengan kemenangan atas Arthur Rinderknech di babak pertama dan Gasquet di babak kedua, Sinner kini mencatatkan rekor 18-5 di Roland Garros. Tahun lalu, ia mencapai semifinal sebelum takluk dari Carlos Alcaraz dalam laga lima set. Kini, Sinner berambisi menjadi petenis Italia pertama yang menjuarai tunggal putra Roland Garros pada era open sejak Adriano Panatta pada 1976.

“Roland Garros adalah tempat spesial bagi saya. Melawan Richard di sini tahun lalu juga tidak mudah,” ungkap Sinner.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait