PDIP Peringati Bulan Bung Karno dengan Beragam Kegiatan Penuh Makna

Harus Baca

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa Juni merupakan bulan istimewa bagi partai dan bangsa Indonesia karena bertepatan dengan sejumlah peristiwa penting terkait Proklamator RI, Bung Karno. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Sekolah Partai usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80, Minggu (1/6).

Djarot menjelaskan, Juni dikenal sebagai “Bulan Bung Karno” karena mencakup momen bersejarah seperti Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, kelahiran Bung Karno pada 6 Juni 1901 di Kampung Peneleh, Surabaya, serta wafatnya pada 21 Juni 1970 di Jakarta saat menjadi tahanan Orde Baru. “Banyak yang mengira Bung Karno lahir di Blitar, padahal beliau lahir di Surabaya. Rumah kelahirannya kini telah menjadi cagar budaya,” ujar Djarot.

Menurut Djarot, Bung Karno bukan hanya milik PDIP, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. “Beliau adalah penggali Pancasila dan proklamator kemerdekaan yang mengabdikan hidupnya untuk Indonesia,” tegasnya.

Untuk memperingati Bulan Bung Karno, PDIP menggelar berbagai kegiatan sepanjang Juni, mulai dari acara budaya seperti pementasan wayang kulit, kesenian tradisional, hingga olahraga. Beberapa di antaranya adalah Soekarno Run di Bandung pada 8 Juni dan di Solo pada 16 Juni. Selain itu, PDIP juga fokus pada program pelayanan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, pengembangan pariwisata, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Djarot menambahkan bahwa seluruh kegiatan ini terdokumentasi dengan baik oleh DPP PDIP sebagai bagian dari pendataan dan evaluasi. “Rangkaian acara ini merupakan wujud penghormatan kepada Bung Karno sekaligus penguatan ideologi partai,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait