Beranda Hukum & Politik Penyelidikan Korupsi Sritex Ungkap Penyebab Kebangkrutan Perusahaan Tekstil Raksasa

Penyelidikan Korupsi Sritex Ungkap Penyebab Kebangkrutan Perusahaan Tekstil Raksasa

0
168

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Penyelidikan dugaan korupsi PT Sritex oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) diharapkan dapat mengungkap penyebab kebangkrutan perusahaan tekstil yang pernah menjadi terbesar di Asia Tenggara.

Pakar hukum pidana dari Universitas Jenderal Soedirman, Hibnu Nugroho, menegaskan bahwa Kejagung harus mengusut tuntas dugaan praktik korupsi dalam pemberian fasilitas kredit sebesar Rp3,6 triliun oleh bank-bank pemerintah nasional dan daerah kepada Sritex.

“Penanganan kasus ini akan mengungkap apakah Sritex benar-benar bangkrut atau ada permainan yang menyebabkan kepailitan,” ujar Hibnu kepada wartawan di Purwokerto, Sabtu, 31 Mei 2025.

Ia menambahkan bahwa kasus ini menjadi pelajaran bagi korporasi agar fasilitas kredit digunakan secara tepat untuk penguatan perusahaan, bukan disalahgunakan.

Hibnu menilai penyelidikan Kejagung tidak hanya akan menyasar pimpinan Sritex, tetapi juga bank-bank yang memberikan kredit. “Apakah pemberian kredit sesuai prosedur dan sasarannya tepat?” kata dosen Fakultas Hukum Unsoed ini.

Kejagung telah menetapkan Irwan Setiawan Lukminto (ISL), Direktur Utama PT Sritex periode 2005-2022, sebagai tersangka utama. Total, penyidik telah memeriksa 55 orang sebagai tersangka dan satu ahli dalam kasus ini. Penyelidikan berfokus pada dugaan penyimpangan dalam pemberian dan penggunaan fasilitas kredit senilai Rp3,6 triliun oleh bank-bank pemerintah.

Langkah Kejagung ini diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang fenomena di balik kebangkrutan Sritex, apakah murni karena kegagalan bisnis atau ada praktik korupsi yang memperburuk kondisi perusahaan.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini