KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kejaksaan Agung (Kejagung) menempati posisi tiga besar sebagai lembaga negara paling dipercaya masyarakat berdasarkan survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Dengan tingkat kepercayaan publik mencapai 76%, Kejagung dinilai sebagai salah satu institusi paling kredibel di Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan rasa syukur atas hasil survei tersebut, namun menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlena.
“Survei ini menjadi cerminan bagi kami untuk tidak jemawa. Kami harus terus bekerja keras,” ujar Harli kepada wartawan pada Senin, 2 Juni 2025. Ia menambahkan, apresiasi publik ini memotivasi Kejagung untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Survei yang dilakukan pada 17-20 Mei 2025 ini menggunakan metode telepon dengan menyasar warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon seluler, mewakili 83% populasi nasional.
Sebanyak 1.286 responden, yang terdiri dari 50,4% laki-laki dan 49,6% perempuan, dilibatkan dalam survei ini. Metode simple random sampling digunakan dengan tingkat toleransi kesalahan sekitar ±2,8% dan tingkat kepercayaan 95%.
Meski meraih kepercayaan tinggi, Kejagung berkomitmen untuk terus memperbaiki diri. Harli menegaskan, fokus ke depan adalah memastikan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami harus terus berubah ke arah yang lebih baik,” tutupnya.