PT Yakult Indonesia Dukung 20 Tahun Institut Kemandirian Dalam Mencetak Generasi Mandiri dan Berdaya Saing

Harus Baca

KORANBOGOR.com,BANTEN-Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia, PT Yakult Indonesia Persada turut ambil bagian dalam perayaan Milad ke-20 Institut Kemandirian Dompet Dhuafa yang digelar di Teras Kota, Bumi Serpong Damai, Banten.

Mengusung tema “20 Tahun Inspirasi Kebermanfaatan,” acara ini menjadi momentum penting bagi Institut Kemandirian untuk merefleksikan dua dekade kontribusinya dalam mencetak ribuan alumni terampil,mandiri,dan berjiwa wirausaha yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia .

Partisipasi PT Yakult Indonesia Persada dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penguatan kapasitas tenaga kerja muda dan pengembangan kewirausahaan sosial.

Selain berkontribusi dalam penyelenggaraan acara, PT Yakult Indonesia juga membagikan produk Yakult secara gratis kepada para peserta yang mengikuti layanan cek kesehatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan pencernaan dan imunitas masyarakat. Langkah ini sejalan dengan nilai-nilai Yakult dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Acara turut dihadiri tokoh-tokoh nasional seperti Parni Hadi, Inisiator dan Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa; Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Republika, serta dua alumni inspiratif, Melisa dan Wandi, yang membagikan kisah sukses mereka setelah mengikuti program pelatihan di Institut Kemandirian.

Sebagai lembaga vokasi dan inkubasi bisnis di bawah naungan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa, Institut Kemandirian berkomitmen memberikan pelatihan hardskill, soft skill, dan life skill kepada masyarakat usia produktif, khususnya dari kalangan prasejahtera.

Melalui keikutsertaannya, PT Yakult Indonesia berharap kontribusi ini dapat menjadi bagian dari upaya nyata mendorong kemandirian generasi muda Indonesia serta menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kerugian Publik Rp 63 Triliun,Kuota Internet Hangus Diduga Dijual Ulang

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Praktik kuota internet hangus bukan sekadar merugikan konsumen secara individual tetapi berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat dalam skala masif...

Berita Terkait