Foto: Ketua MPR,Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta,Rabu/25 Juni 2025)
KORANBOGOR.com,JAKARTA-Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan, para menteri di Kabinet Merah Putih harus membuat kajian yang komprehensif dan mendalam sebelum mengambil keputusan. Hal ini bertujuan agar keputusan yang diambil tidak memicu polemik atau membebani Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 25 Juni 2025.
Menurut Sekjen DPP Partai Gerindra tersebut, sejumlah permasalahan yang akhirnya harus diselesaikan langsung oleh Presiden seharusnya dapat ditangani di tingkat kementerian. Ia mencontohkan kasus konflik pertambangan nikel di Raja Ampat dan sengketa empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, yang sebenarnya bisa diselesaikan tanpa melibatkan Presiden.
“Padahal persoalan itu bisa diselesaikan di tingkat kementerian,” tegas Muzani.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan isu yang efisien di lingkup kementerian. Dengan demikian, Presiden Prabowo dapat fokus pada isu-isu strategis yang lebih signifikan dan berdampak luas bagi kemajuan masyarakat. “Supaya Presiden dibebani dengan persoalan-persoalan yang lebih strategis, lebih komprehensif, dan lebih bermakna bagi kepentingan masyarakat,” tutup Muzani.